Minggu, 17 Mei 2026

Kunjungan Anggota Parlemen AS ke Taiwan Picu Kecaman China

Kunjungan delegasi anggota parlemen Amerika Serikat (AS) tiba di Taiwan pada Selasa (9/11/2021) memicu kecaman langsung dari China.

Tayang:
Editor: Inza Maliana
AFP
Presiden Taiwan Tsai Ing-wen berbicara pada perayaan Hari Nasional Taiwan di Istana Kepresidenan di Taipei, Minggu (10/10/2021). 

TRIBUNNEWS.COM - Kunjungan delegasi anggota parlemen Amerika Serikat (AS) tiba di Taiwan pada Selasa (9/11/2021) memicu kecaman langsung dari China.

Beijing menggambarkan perjalanan dinas tersebut sebagai "tindakan provokasi".

Mengutip CNN, berdasarkan rincian penerbangan Flightaware, delegasi tersebut mendarat di Taipei dengan pesawat militer Boeing C-40A sekira pukul 18.00 waktu setempat.

Pesawat kemudian lepas landas ke Okinawa setelah singgah sebentar di bandara.

Baca juga: Amerika Serikat Kirim 1,5 Juta Dosis Vaksin Covid-19 ke Taiwan

Baca juga: AS Desak Cina agar Tidak Lakukan Tindakan Sepihak terhadap Taiwan

Presiden Taiwan Tsai Ing-wen berbicara pada perayaan Hari Nasional Taiwan di Istana Kepresidenan di Taipei, Minggu (10/10/2021).
Presiden Taiwan Tsai Ing-wen berbicara pada perayaan Hari Nasional Taiwan di Istana Kepresidenan di Taipei, Minggu (10/10/2021). (AFP)

Kementerian Luar Negeri Taiwan mengkonfirmasi kunjungan tersebut dan mengatakan bahwa perjalanan tersebut diatur oleh American Institute di Taiwan, kedutaan besar AS secara de facto di Taipei.

Namun, tidak diungkapkan nama anggota parlemen yang terlibat dalam kunjungan itu, atau soal rencana perjalanan mereka.

Ketika dihubungi untuk dimintai komentar, American Institute di Taiwan tidak mengkonfirmasi daftar anggota parlemen tetapi mengarahkan CNN ke kantor Senator John Cornyn untuk mendapatkan informasi, seorang Republikan dari Texas.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin mengatakan kepada wartawan pada Selasa (9/11/2021) bahwa perjalanan itu "sangat melanggar prinsip satu-China" dan menuntut AS "segera menghentikan segala bentuk interaksi resmi dengan Taiwan."

"Kami mendesak anggota kongres AS untuk mengenali situasinya. Berkolaborasi dengan pasukan 'kemerdekaan Taiwan' adalah permainan yang berbahaya; bermain dengan 'kemerdekaan Taiwan' pada akhirnya akan menyebabkan kebakaran," kata Wang.

Baca juga: Taiwan Siap Terima Penempatan 1.700 TKI Mulai November Ini

Memburuknya hubungan Taipei dan Beijing

Hubungan antara Taipei dan Beijing berada pada titik terendah dalam beberapa dekade, ditandai dengan retorika yang berapi-api dan sikap militer .

Bulan lalu, militer China mengirim rekor jumlah pesawat tempur ke zona identifikasi pertahanan udara Taiwan (ADIZ), daerah di sekitar pulau di mana Taipei mengatakan akan menanggapi setiap serangan.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Pertahanan Nasional China mengutuk AS karena "sangat mencampuri urusan dalam negeri China" dan mengatakan pihaknya harus menghentikan "tindakan provokatif" yang dapat meningkatkan ketegangan di Selat Taiwan.

"(AS) harus menahan diri untuk tidak mengirimkan sinyal yang salah kepada pasukan 'kemerdekaan Taiwan'," bunyi pernyataan itu.

"Tentara Pembebasan Rakyat akan selalu waspada dan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk secara tegas menghancurkan segala campur tangan oleh pasukan asing dan upaya separatis."

Beijing memandang pulau yang memiliki pemerintahan sendiri itu sebagai bagian tak terpisahkan dari wilayahnya, meskipun kedua pihak telah diperintah secara terpisah selama lebih dari tujuh dekade.

Baca juga: China Mengutuk Keras Kunjungan AS ke Taiwan, Sebut Telah Lakukan Patroli Kesiapan Tempur

Baca juga: Kecam Kunjungan AS ke Taiwan, Cina Gelar Latihan Perang di Selat Taiwan

Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price berbicara kepada wartawan selama jumpa pers di Departemen Luar Negeri di Washington, DC pada 1 Maret 2021.
Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price berbicara kepada wartawan selama jumpa pers di Departemen Luar Negeri di Washington, DC pada 1 Maret 2021. (TOM BRENNER / POOL / AFP)

Patroli kesiapan tempur China

Kunjungan delegasi AS ke Taiwan dilakukan saat China melakukan apa yang disebutnya sebagai "patroli kesiapan tempur" di dekat Selat Taiwan pada hari itu.

Latihan itu dilakukan untuk "lebih meningkatkan kemampuan tempur gabungan dari beberapa dinas dan cabang militer," kata Kolonel Senior Shi Yi, juru bicara Komando Teater Timur PLA, menurut tabloid yang dikelola negara, Global Times.

"Latihan ini ditargetkan pada gerakan dan pernyataan salah negara tertentu tentang pertanyaan Taiwan dan kegiatan separatis Taiwan, dan merupakan tindakan yang diperlukan untuk menjaga kedaulatan negara," kata Shi.

Ketika ditanya tentang perjalanan itu, juru bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price mengatakan kepada wartawan, "Bukan kebiasaan kami untuk mengkonfirmasi delegasi kongres atau berbicara dengan mereka."

Ini bukan pertama kalinya delegasi senator AS terbang ke Taiwan.

Pada Juni, delegasi Amerika termasuk Senator Tammy Duckworth, mendarat di kapal barang C-17 Globemaster III Angkatan Udara AS untuk mengumumkan sumbangan 750.000 dosis vaksin Covid-19.

Sebelumnya, pejabat dan politisi AS telah terbang ke Taiwan dengan C-40, versi militer dari pesawat komersial Boeing 737.

Berita lain terkait Politik

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved