Breaking News:

Keidanren Jepang akan Mengevaluasi Langkah-langkah Ekonomi Pemerintahan PM Kishida

Keidanren akan mengevaluasi langkah-langkah ekonomi baru pemerintah Jepang yang berpusat pada gaya hidup.

Editor: Dewi Agustina
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Masakazu Tokura, Ketua Keidanren (Federasi Organisasi Ekonomi Jepang), federasi yang membawahi berbagai organisasi ekonomi di Jepang. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Ketua Keidanren Masakazu Tokura akan "mengevaluasi" langkah-langkah ekonomi baru pemerintah Jepang yang berpusat pada gaya hidup dan langkah-langkah dukungan bisnis yang terkena dampak virus corona.

"Kami akan memverifikasi efektivitas tindakan yang ada di masyarakat," kata Masakazu Tokura pada pertemuan rutin, Senin (22/11/2021).

"Hal ini khususnya pada anggaran tambahan yang menggabungkan strategi pertumbuhan dengan virus corona dan pasca corona. Saya ingin mengevaluasinya sebagai langkah pertama untuk Perdana Menteri Fumio Kishida," tambah Masakazu Tokura.

Baca juga: Pakai Uang Negara untuk Survei Terkait Covid-19, Kelompok Parlemen Jepang Minta Maaf

Mengenai fakta bahwa jumlah total pengeluaran fiskal telah mencapai rekor tertinggi 55 triliun yen, Tokura menyatakan sebagai hal yang penting untuk diperhatikan.

"Saya pikir konsolidasi fiskal sangat penting. Dalam keadaan seperti itu, ingatlah bahwa pengeluaran yang bijaksana adalah pengeluaran yang dapat dipertanggungjawabkan dan berguna bagi masyarakat perlu dilakukan segera," kata dia.

"Menyadari bahwa penting untuk memverifikasi dengan benar dampak dari langkah-langkah ekonomi di masa depan, sambil menyadari disiplin fiskal yang ada," ujarnya.

Sementara itu beasiswa (ke Jepang), belajar gratis di sekolah bahasa Jepang di Jepang, serta upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif melalui aplikasi zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved