Breaking News:

Iran Tembakkan Rudal Pertahanan Udara Dekat Fasilitas Nuklir Natanz, Sebut Sebagai Uji Coba

Ledakan keras terjadi di dekat fasilitas nuklir Natanz Iran, namun pemerintah menyebutnya sebagai uji coba rudal pertahanan udara

Editor: hasanah samhudi
Citra satelit © 2021 Maxar Technologies / AFP
Gambar satelit dari Maxar Technologies pada 8 Januari 2020 menunjukkan gambaran umum fasilitas nuklir Natanz Iran, di selatan ibukota Teheran. Kantor berita IRNA melaporkan, sebuah ledakan keras terdengar pada Sabtu (4/12/2021) di langit kota Badroud di Iran, hanya 20 kilometer (12 mil) dari fasilitas pengayaan uranium Natanz. 

TRIBUNNEWS.COM, TEHERAN - Sebuah ledakan keras terdengar di dekat fasilitas nuklir utama Iran di Natanz, yang sebelumnya menjadi sasaran serangan sabotase.

Namun media pemerintah Iran mengatakan bahwa ledakan tersebut bersumber dari uji coba rudal pertahanannya yang terkontrol.

Sebuah ledakan besar dan kilatan cahaya di langit dilaporkan pada hari Sabtu (4/12/2021) sekitar 20.15 waktu setempat di Badroud, 20km (12 mil) dari tempat fasilitas pengayaan berada.

Dilansir dari Al Jazeera, laporan awal berspekulasi sistem pertahanan rudal permukaan-ke-udara menargetkan objek musuh, kemungkinan besar drone.

Namun Juru Bicara Angkatan Darat Iran, Jenderal Shahin Taqikhani, mengatakan kepada media pemerintah Islamic Republic of Iran Broadcasting bahwa rudal itu ditembakkan untuk menguji respons cepat sistem pertahanan di Natanz.

Baca juga: Menlu Iran Tuduh Israel Sabotase Instalasi Pengayaan Nuklir Natanz

Baca juga: Inggris dan Israel Sepakat Cegah Iran Memperoleh Senjata Nuklir

"Latihan seperti itu dilakukan di lingkungan yang benar-benar aman, tidak ada yang perlu dikhawatirkan,” katanya seperti dilansir dari UPI.

Kantor Berita semi-resmi Fars, yang dikelola oleh Korps Pengawal Revolusi Islam, mengatakan bahwa penduduk melaporkan mendengar suara mengerikan dan menyaksikan cahaya intens di langit.

"Gubernur Natanz mengatakan bahwa rincian pastinya belum diketahui. Desas-desus tidak resmi dari seorang reporter Fars mengindikasikan penghancuran sebuah pesawat tak berawak tak dikenal," tulis kantor berita itu di Twitter.

Fasilitas nuklir Natanz, yang mencakup pabrik pengayaan uranium, terletak sekitar 20 mil dari kota, yang berpenduduk sekitar 12.000 hingga 14.000 orang.

Insiden itu terjadi ketika Israel telah berulang kali mengancam Iran dengan aksi militer, berjanji untuk tidak mengizinkan Iran memperoleh senjata nuklir.

Baca juga: Timur Tengah: Ancaman serangan Israel ke fasilitas nuklir Iran meningkat

Baca juga: Iran Siap Lanjutkan Perundingan Nuklir Pekan Ini

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved