Menteri Madagaskar Berenang 12 Jam setelah Helikopternya Jatuh ke Laut: Belum Waktunya untuk Mati
Seorang menteri Madagaskar adalah satu dari dua korban selamat yang harus berenang 12 jam ke tepian setelah helikopter mereka terjatuh di laut.
Penulis:
Tiara Shelavie
Editor:
Miftah
Sebuah tim penyelamat menemukan bangkai helikopter di dasar laut, ungkap Kementerian Pertahanan Nasional Madagaskar melalui Twitter.
Sedikitnya 39 orang tewas dalam bencana kapal karam, kata kepala polisi Zafisambatra Ravoavy Selasa.
Jumlah itu meningkat setelah petugas penyelamat menemukan 18 mayat lagi.
Baca juga: Bunglon Langka Kembali Ditemukan di Madagaskar, Baru Terlihat Setelah 100 Tahun
Baca juga: Tak Terlihat Lebih dari 100 Tahun dan Dinyatakan Punah, Bunglon Madagaskar Langka Kembali Ditemukan
Ravoavy sebelumnya mengatakan kepada AFP bahwa Gelle menggunakan salah satu kursi helikopter sebagai alat pelampung.
"Gelle selalu memiliki stamina yang hebat dalam olahraga."
"Dia menjaga ritme itu sebagai menteri, seperti seorang pria berusia tiga puluh tahun," katanya.
"Dia memiliki saraf baja."
Di Twitter, Presiden Andry Rajoelina berduka atas mereka yang meninggal dan juga memberikan penghormatan kepada Gelle dan perwira lainnya yang selamat.
Gella menjadi menteri sebagai bagian dari perombakan kabinet pada Agustus setelah bertugas di kepolisian selama tiga dekade.
(Tribunnews.com, Tiara Shelavie)
Berita lainnya dari Madagaskar