Virus Corona

Tindakan Prioritas di 13 Prefektur Wilayah Jepang Termasuk Tokyo Diperpanjang Hingga 6 Maret 2022

Pemerintah Jepang memperpanjang Manbou atau tindakan prioritas (satu level di bawah PSBB tindakan darurat) hingga 6 Maret 2022.

Editor: Dewi Agustina
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Peta mambou (Tindakan Prioritas, satu level di bawah PSBB) yang akan diperpanjang di Jepang hingga 6 Februari 2022 (warna hijau). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Pemerintah Jepang memperpanjang Manbou atau tindakan prioritas (satu level di bawah PSBB tindakan darurat) hingga 6 Maret 2022, khususnya pada 13 prefektur termasuk ibu kota khusus Tokyo.

Sebelumnya tindakan prioritas ini akan berakhir pada 13 Februari 2022.

"Sebagai langkah menghadapi virus corona, pemerintah akan memperpanjang langkah-langkah prioritas seperti pencegahan penyebaran di 13 prefektur seperti Tokyo yang jatuh tempo pada tanggal 13 bulan ini, akan diperpanjang hingga tanggal 6 bulan depan," ungkap sumber ahli penyakit menular, Kamis (10/2/2022).

Manbou juga baru akan meluas ke prefektur Kochi dari tanggal 12 bulan ini hingga tanggal 6 Februari 2022.

"Kami berkonsultasi dengan subkomite yang terdiri dari para ahli tentang kebijakan penerapan langkah-langkah prioritas," ungkap Menteri Penanggung Jawab penanganan corona baru Jepang, Daishiro Yamagiwa, yang ikut rapat dengan tim ahli penyakit menular, Kamis (10/2/2022).

"Subkomite Kebijakan Penanganan Dasar" pemerintah, yang terdiri dari para ahli penyakit menular, mengadakan rapat pagi ini untuk menyetujui perpanjangan manbou tersebut.

Baca juga: PM Jepang Berikan Tambahan 1000 Fasilitas Medis Tempat Tidur untuk Tokyo Antisipasi Corona

Di antaranya, Menteri Penanggung Jawab penanganan corona baru Jepang akan memperpanjang langkah-langkah prioritas seperti pencegahan penyebaran di 13 prefektur seperti Tokyo yang jatuh tempo pada 13 bulan ini, selama 3 minggu hingga 6 Maret dan juga akan meluas ke Prefektur Kochi mulai tanggal 12 bulan ini.

"Kami berkonsultasi tentang kebijakan penerapan langkah-langkah prioritas hingga tanggal 6 bulan depan," tambah Menteri Yamagiwa.

Jika persetujuan diperoleh, pemerintah akan membuat keputusan resmi di markas besar respons, yang akan dibuka pada malam tanggal 10 Februari ini, setelah sebelumnya melapor ke Diet (parlemen) dan mengajukan pertanyaan.

Ini akan memperluas cakupan tindakan prioritas (manbou) ke 36 prefektur yang ada di Jepang (dari 47 prefektur yang ada di Jepang).

Sementara itu beasiswa (ke Jepang), belajar gratis di sekolah bahasa Jepang di Jepang, serta upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif melalui aplikasi zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang.

Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved