Konflik Rusia Vs Ukraina
Invasi Rusia Hari ke-8, Ini Beberapa Hal yang Terjadi
Seminggu setelah Rusia meluncurkan invasinya, pengadilan pidana internasional menegaskan sedang mengumpulkan bukti kemungkinan kejahatan perang
- Polisi di Moskow menahan 2 wanita dan 5 anak yang memegang poster di luar kedutaan Ukraina.
Poster itu bertuliskan "No to war" atau "Tidak untuk perang".
Polisi diduga mengancam akan melucuti hak asuh anak-anak perempuan tersebut.
Sementara di St Petersburg, Yelena Osipova, seorang aktivis yang dikatakan selamat dari pengepungan masa perang Leningrad, ditahan karena memprotes perang.
- Pasukan terjun payung Rusia mendarat di kota kedua Ukraina, Kharkiv.
Sebelumnya Kharkiv dibom selama beberapa hari, menewaskan dan melukai puluhan warga sipil.
Empat orang lagi tewas pada Rabu, kata pihak berwenang setempat, seraya menambahkan kota itu masih di bawah kendali mereka.
- Lebih dari 350 warga sipil Ukraina telah tewas dan lebih dari 2.000 terluka, menurut layanan darurat Ukraina.
Ratusan bangunan termasuk fasilitas transportasi, rumah sakit, taman kanak-kanak dan rumah telah hancur.
- Ukraina mengklaim hampir 7.000 tentara Rusia tewas dalam enam hari pertama invasi Moskow.
Kementerian pertahanan Rusia mengatakan 498 tentara Rusia tewas di Ukraina sejak awal invasinya.
Pengumuman itu merupakan pernyataan pertama Rusia tentang jumlah korban.
- Majelis umum PBB melakukan pemungutan suara yang menyayangkan invasi Rusia ke Ukraina.
PBB menyerukan penarikan segera pasukan Rusia.
Pada hari Rabu, 141 dari 193 negara anggota memberikan suara setuju untuk resolusi tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/menara-televisi-utama-kyiv-pada-2-maret-2022.jpg)