Senjata Rusia dan Ukraina Adu Kecanggihan Dalam Pameran Pertahanan Arab Saudi
Perangkat keras militer terbaru Ukraina dan Rusia bersaing untuk menarik perhatian di ruang Pameran Pertahanan Arab Saudi.
Penulis:
Nur Febriana Trinugraheni
Editor:
Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan Tribunnews, Nur Febriana Trinugraheni
TRIBUNNEWS.COM, RIYADH - Perangkat keras militer terbaru Ukraina dan Rusia bersaing untuk menarik perhatian di ruang Pameran Pertahanan Arab Saudi.
Eksportir dan importir senjata Ukraina, Maxim Potimkov mengatakan harus ada perwakilan untuk datang ke pameran pertahanan Arab Saudi, dan ini bukanlah suatu keputusan yang mudah bagi dirinya untuk datang.
"Saya datang untuk pertunjukan ini karena harus ada seseorang di sini dan kami memiliki begitu banyak peralatan di sini. Diperkirakan ada lebih dari 50 orang dari Ukraina," ujar Maxim Potimkov, seperti yang dikutip dari laman Reuters.com, Senin (7/3/2022).
Baca juga: Rusia Akan Hentikan Operasi Militer Dalam Sekejab, Tapi Ada Syarat, Ukraina Belum Merespons
Maxim Potimkov menceritakan, ia sedang dalam perjalanan ke Ukraina dari pameran dagang di Uni Emirat Arab saat Rusia melancarkan serangan militernya pekan lalu, yang membuat ia harus membatalkan rencananya untuk pulang.
Saat ini kembali ke Timur Tengah, Potimkov menjadi staf stan yang mempromosikan kendaraan lapis baja taktis dan sistem anti-drone Kozark 7 dan Kozark 2M Ukraina.
Sedangkan pembuat senjata Rusia memajang senjata anti-pesawat dan sistem pertahanan udara. Rusia juga menurunkan mesin perang canggih seperti helikopter tempur Mi-28NE, drone pengintai dan serang Orion-E, kapal rudal Karakurt-E, dan jkapal selam diesel-listrik Amur 1650.
Pameran Pertahanan Dunia pertama Arab Saudi
Pameran Pertahanan Arab Saudi merupakan bagian dari upaya untuk melokalisasi pengeluaran militer Kerajaan yang dibuka untuk umum pada hari Minggu (6/3/2022) pagi.
Baca juga: Lebih dari 163.000 Orang Dievakuasi dari Area Operasi Militer Khusus di Ukraina
Pameran ini akan menghadirkan 600 peserta yang datang dari 40 negara dan penyelenggara pameran memperkirakan setidaknya 30.000 pengunjung akan menghadiri pameran.
Pameran ini akan berlangsung dari tanggal 6 Maret sampai 9 Maret 2022, dan akan diadakan setiap dua tahun sekali. Pameran ini diselenggarakan oleh Otoritas Umum Industri Arab Saudi (GAMI).
Pameran ini akan menampilkan teknologi dari sistem pertahanan udara, darat, laut hingga luar angkasa. Delegasi dari puluhan negara akan megunjungi pavilium yang menampilkan produk dan demonstrasi dari ratusan peserta pameran lokal dan internasional.
Gubernur GAMI, Ahmad Al-Ohali mengatakan adanya pameran ini diharapkan dapat menjadi pendorong inovasi dalam industri ini.
Baca juga: Militer Ukraina Dituding Tembakkan Roket BM-21 Grad ke Donetsk Utara
“Tanggal 6 Maret akan menandai tonggak penting dalam perjalanan Kerajaan menuju lokalisasi 50 persen dari pengeluaran militernya pada tahun 2030. Kami telah melihat minat global yang luar biasa untuk berpartisipasi pada edisi pertama World Defense Show dan kami berharap dapat menyediakan lingkungan yang kondusif untuk jaringan dan kemitraan lintas batas untuk mendorong inovasi dalam industri ini,” kata Ahmad al-Ohali, dalam sebuah pernyataan yang dikutip alarabiya.net.
Banyak negara penghasil senjata bersaing untuk mendapat pengaruh dan kontrak dari negara-negara Teluk Arab terutama Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, yang telah bergerak mengembangkan industri mereka sendiri.