Hari Ini Warga Jepang Peringati 11 Tahun Gempa Besar dan Tsunami di Jepang Timur

Berbagai acara digelar di berbagai tempat untuk mengenang para korban dan umumnya menggunakan lilin dalam kegelapan, Kamis (10/3/2022) malam.

Editor: Dewi Agustina
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Lampu peringatan para korban Gempa Besar dan Tsunami di Jepang Timur menerangi kota beserta bambu hiasan duka cita warga Jepang Di Kota Ofunato, Prefektur Iwate, Jepang. Tampak tulisan Kizuna dengan arti menjalin kedekatan dari hati yang terdalam. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Hari ini, Jumat (11/3/2022) tepat 11 tahun peringatan gempa besar dan tsunami di Jepang Timur yang menewaskan 15.900 orang.

Berbagai acara digelar di berbagai tempat untuk mengenang para korban dan umumnya menggunakan lilin dalam kegelapan, Kamis (10/3/2022) malam.

Di Kota Ofunato, Prefektur Iwate, lampu peringatan para korban menerangi kota beserta bambu hiasan duka cita warga Jepang.

Di tengah kota baru Ofunato City yang diterjang tsunami, dipasang penerangan menggunakan sekitar 40 bambu yang dibuat oleh sekitar 20 warga setempat.

Di Kota Iwanuma, Prefektur Miyagi, sebuah acara "Cahaya Harapan" diadakan untuk memperingati para korban gempa.

Mereka yang hadir bergandengan tangan menuju monumen peringatan, berdoa dan mengenang keluarga dan orang yang mereka cintai.

Baca juga: Jumlah Korban Tewas akibat Gempa Besar Jepang Timur & Tsunami 11 Tahun Lalu Mencapai 15.900 Orang

"Saya merasa seperti saya akhirnya tenang (setelah 11 tahun) terutama bagi putra saya yang telah meninggal. Kini saya baik-baik saja. Terima kasih kepada semua pihak meskipun jumlah korban belakangan diketahui dan terdeteksi bertambah yang meninggal," kata seorang wanita yang kehilangan putranya.

Di Kota Futaba, Prefektur Fukushima, lilin dinyalakan pada malam hari untuk menghubungkan kenangan dengan masa depan.

Pada upacara dengan penerangan tanggal 10 Maret 2022 kemarin, sekitar 2.000 orang berpartisipasi di tempat lilin dinyalakan.

Tempat lilin diisi dengan (berbagai pesan) mimpi anak-anak untuk masa depan dan perasaan mereka untuk kampung halaman mereka dan Fukushima.

Hingga Rabu (9/3/2022) Polisi Jepang masih mencari korban gempa dan tsunami di Miyako Prefektur Iwate Jepang yang terjadi 11 tahun lalu.
Hingga Rabu (9/3/2022) Polisi Jepang masih mencari korban gempa dan tsunami di Miyako Prefektur Iwate Jepang yang terjadi 11 tahun lalu. (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

Malam dengan lilin di berbagai tempat bencana 11 tahun lalu itu akan diadakan pada tanggal 11 Maret malam ini, yang merupakan peringatan 11 tahun gempa.

Sementara itu beasiswa (ke Jepang), belajar gratis di sekolah bahasa Jepang di Jepang, serta upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif melalui aplikasi zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang.

Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved