Senin, 27 April 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Lebih Dari 3 Juta Warga Ukraina Terpaksa Mengungsi ke Sejumlah Negara di Eropa

Lebih dari 3 juta orang Ukraina terpaksa mengungsi ke negara-negara Eropa imbas dari invasi yang dilakukan Rusia.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Adi Suhendi
AFP/DIMITAR DILKOFF
Pengungsi berjalan di jalur makshift untuk menyeberangi sungai di sebelah jembatan yang hancur saat mereka melarikan diri dari kota Irpin, barat laut Kyiv, pada 13 Maret 2022. - Pasukan Rusia maju semakin dekat ke ibu kota dari utara, barat dan timur laut. Serangan Rusia juga menghancurkan sebuah bandara di kota Vasylkiv, selatan Kyiv. Seorang wartawan AS ditembak mati dan seorang lagi terluka di Irpin, pinggiran barat laut Kyiv, kata petugas medis dan saksi mata kepada AFP. (Photo by Dimitar DILKOFF / AFP) 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, KIEV - Seorang Penasehat Kepala Kantor Kepresidenan Ukraina, Mykhailo Podoliak menuliskan cuitannya di Twitter bahwa lebih dari 3 juta orang Ukraina terpaksa mengungsi ke negara-negara Eropa.

"Lebih dari 3 juta orang Ukraina terpaksa mengungsi ke negara-negara Eropa. Secara total, 11 hingga 12 juta pengungsi terpaksa meninggalkan kota yang mereka huni karena dihancurkan artileri Rusia," cuit Podoliak.

Dikutip dari laman Ukrinform, Senin (21/3/2022), ia pun mempertanyakan tanggapan dunia terkait bencana kemanusiaan yang diklaim ditimbulkan Rusia ini.

"Rusia telah menghancurkan kehidupan jutaan orang. Apakah ini belum menjadi bencana kemanusiaan global?" jelas Podoliak.

Baca juga: Ukraina Tolak Ultimatum Rusia soal Penyerahan Mariupol, Apa Alasan Moskow Menduduki Mariupol?

Sebelumnya pada 24 Februari lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin meluncurkan invasi skala penuh ke Ukraina.

Putin menyebut invasi tersebut sebagai operasi militer khusus.

Setelah dimulainya invasi, pasukan Rusia telah menembaki dan menghancurkan infrastruktur utama.

Baca juga: Ukraina Akan Manfaatkan Senjata Rusia yang Berhasil Direbut untuk Lakukan Serangan Balik

Selain itu, secara besar-besaran juga menyerang daerah pemukiman di kota-kota dan desa-desa Ukraina menggunakan artileri, roket, dan rudal balistik.

Darurat militer pun diberlakukan di Ukraina, bahkan mobilisasi umum turut diumumkan.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved