Rabu, 6 Mei 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Abaikan Ancaman Putin, Inggris Bakal Kirim Peluncur Roket M270 ke Ukraina

Inggris akan memberi Ukraina sistem roket multiple-launch M270 yang dapat menyerang target hingga 80 kilometer.

Tayang:
Penulis: Ika Nur Cahyani
AFP
Dalam file foto ini diambil pada 09 Juni 2021, peluncur Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi (HIMARS) M142 AS menembakkan salvo selama latihan militer "Singa Afrika" di wilayah Grier Labouihi di Maroko tenggara. Amerika Serikat mengirim Himars ke beberapa sistem roket canggih ke Ukraina, kata seorang pejabat AS pada 31 Mei 2022, mengakhiri berhari-hari spekulasi atas peningkatan terbaru bantuan militer ke Kyiv dalam perangnya melawan Rusia. 

TRIBUNNEWS.COM - Inggris akan memberi Ukraina sistem roket multiple-launch M270 yang dapat menyerang target hingga 80 kilometer.

Menteri Pertahanan Inggris, Ben Wallace, mengatakan bantuan senjata lanjutan ini berkembang seiring dengan situasi perang di Ukraina.

Terlebih untuk menghadapi taktik baru dari Rusia.

"Sistem roket multiple-launch yang sangat andal ini akan memungkinkan teman-teman Ukraina kami untuk melindungi diri mereka dengan lebih baik terhadap penggunaan artileri jarak jauh yang brutal, yang telah digunakan pasukan Putin tanpa pandang bulu untuk meratakan kota-kota," kata Wallace dalam sebuah pernyataan, dilansir dari Reuters.

Baca juga: Rusia Cari Pembeli 500.000 Ton Gandum Ukraina ke Negara-negara Afrika

Baca juga: Salahkan Barat, Putin Tegaskan Krisis Pangan dan Energi Dunia Bukan karena Invasi Rusia

Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace berjalan di sepanjang Downing Street di pusat kota London pada 3 Februari 2021.
Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace berjalan di sepanjang Downing Street di pusat kota London pada 3 Februari 2021. (Tolga Akmen / AFP)

M270 Multiple Launch Rocket System adalah peluncur roket multipel lapis baja, self-propelled buatan Amerika Serikat.

Pertama kali digunakan Angkatan Darat AS pada 1983, M270 telah diadopsi beberapa negara anggota NATO.

M270 pernah digunakan dalam perang Teluk, perang Afghanistan, perang Irak, dan sekarang untuk perang Ukraina-Rusia.

Pekan lalu, Presiden AS Joe Biden mengumumkan akan memasok High Mobility Artillery Rocket System M142 atau HIMARS kepada Ukraina.

HIMARS akhirnya diberikan Biden setelah Kyiv menjamin tidak akan menggunakannya untuk menyerang wilayah Rusia.

Departemen Pertahanan AS mengatakan akan mengirim empat HIMARS M142 bersama dengan Sistem Roket Peluncuran Berganda Terpandu yang memiliki jangkauan lebih dari 64 kilometer.

Sementara itu, Inggris akan melatih pasukan Ukraina untuk menggunakan senjata baru tersebut.

Sebelumnya, Inggris telah melatih personel militer Ukraina untuk menggunakan kendaraan lapis baja darinya.

Ancaman Putin Terkait Bantuan Senjata AS

HIMARS
HIMARS (US Army)

Dalam wawancaranya dengan saluran televisi Rossiya-1, Putin mengatakan Barat tidak ingin konflik di Ukraina segera berakhir.

Menurutnya, semua keributan terkait pengiriman senjata ke Kyiv bertujuan untuk memperpanjang konflik bersenjata di Ukraina.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved