Konflik Rusia Vs Ukraina

Ilmuwan Rusia Sebut Vladimir Putin Tak Akan Sungkan Gunakan Nuklir yang Bisa Memicu Perang Dunia III

Ia mengungkapkan Perang Dunia III dan Perang Nuklir akan tiba jika Barat tak menghentikan kiriman senjata ke Ukraina.

Editor: Hasanudin Aco
AFP/THIBAULT CAMUS
Presiden Rusia Vladimir Putin terlihat selama konferensi pers setelah pertemuan dengan Presiden Prancis di Moskow, (7 Februari 2022). Upaya internasional untuk meredakan kebuntuan atas Ukraina diintensifkan dengan Presiden Prancis mengadakan pembicaraan di Moskow dan Kanselir Jerman di Washington untuk mengkoordinasikan kebijakan sebagai ketakutan akan invasi Rusia meningkat. (Thibault Camus/ POOL/ AFP) 

TRIBUNNEWS.COM, RUSIA -  Sergey Mikheyev, ilmuwan politik Rusia menegaskan Presiden Rusia Vladimir Putin tidak akan sungkan meluncurkan nuklir jika Barat (sekutu Amerika) terus mengirim bantuan senjata ke Ukraina.

Ia mengungkapkan Perang Dunia III dan Perang Nuklir akan tiba jika Barat tak menghentikan kiriman senjata ke Ukraina.

Hal itu diungkapkan Mikheyev saat berbicara dengan stasiun TV Rusia, Channel 1.

Mikheyev mengungkapkan Barat selalu berbicara mengenai berapa banyak senjata yang mereka kirimkan dan berapa menakutkannya senjata tersebut.

Tetapi menurutnya Barat tak mengerti apa yang akan terjadi selanjutnya.

“Mereka mengatakan senapan yang buruk akan tiba, dan terus datang. Mereka juga berjanji tak akan menggunakannya dalam cara tertentu,” tuturnya dilansir dari Express.

“Tetapi yang pasti, mereka akan melakukannya. Hal itu akan berujung pada Perang Dunia III,” kata Mikheyev dikutip pada Senin (6/6/2022).

Baca juga: 60-100 Tentara Ukraina Meninggal Setiap Hari dalam Perang Melawan Rusia

Ia pun meyakini bahwa Barat juga akan mengirimkan terus persenjataan dan hal lainnya ke Ukraina, dan itu akan memancing eskalasi.

“Apa selanjutnya. Yang akan tiba adalah Perang Dunia III. Perang Nuklir akan datang, itu saja,” ujarnya.

Sebelumnya, Putin telah memperingatkan Barat jika mereka terus mengirimkan persenjataan ke Ukraina, termasuk rudal jarak jauh.

Putin menegaskan pihaknya akan melakukan serangan ke wilayah yang belum pernah menjadi target sebelumnya.

Meski begitu, Inggris tetap mengirimkan sistem rudal canggihnya ke garis depan Ukraina timur untuk digunakan pasukan Ukraina.

Inggris dilaporkan telah mengirim sistem peluncur rudal ganda M270 ke pasukan Ukraina untuk menghadapi Rusia.

Berdasarkan keterangan Kementerian Pertahanan Inggris rudal tersebut mampu mencapai target sejauh 80km dengan akurasi yang tepat.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved