Selasa, 28 April 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Rusia Disebut Siap Caplok Lebih Banyak Wilayah Ukraina, AS: Perampasan Tanah Ilegal

Amerika Serikat mengatakan Rusia berencana mencaplok lebih banyak wilayah Ukraina dan menyebut langkah itu sebagai perampasan tanah ilegal.

Tayang:
AFP
Koordinator Dewan Keamanan Nasional untuk Komunikasi Strategis John Kirby berbicara selama pengarahan harian di Ruang Pengarahan Pers James S Brady Gedung Putih di Washington, DC, pada 19 Juli 2022. - AS mengatakan Rusia bersiap mencaplok banyak wilayah Ukraina dan menyebutnya sebagai perampasan tanah ilegal. Brendan SMIALOWSKI / AFP 

“Melakukan perang adalah bisnis yang mahal,” katanya.

Kirby juga mengatakan Gedung Putih akan mengumumkan pengiriman tambahan peluncur roket bergerak HIMARS ke Ukraina dalam beberapa hari mendatang, sebagai bagian dari dukungan militer berkelanjutan pemerintahan Biden untuk pasukan Ukraina.

“Kami juga akan terus mengekspos rencana Rusia, sehingga dunia tahu bahwa setiap pencaplokan yang dimaksudkan adalah direncanakan, ilegal, dan tidak sah,” katanya.

Sebagai informasi, referendum 2014 itu dianggap tidak sah oleh 13 anggota Dewan Keamanan PBB yang beranggotakan 15 negara.

Sebuah resolusi yang menyatakan itu tidak sah diveto oleh Rusia, seorang anggota dewan.

Sementara China abstain dalam pemungutan suara.

(Tribunnews.com/Yurika)

Artikel lain Konflik Rusia Vs Ukraina

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved