Sabtu, 30 Agustus 2025

Cina Sambut Hangat Kunjungan Presiden Joko Widodo ke Beijing

Presiden Joko Widodo menjadi pemimpin pertama dunia yang mengunjungi Beijing sesudah Olimpiade Musim Dingin pada Februari 2022.

TRIBUN/DANY PERMANA
Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Widodo berbincang dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping (kiri) saat melakukan 'Historical Walk' di Jalan Asia Afrika, Bandung, Jawa Barat, dalam peringatan ke-60 tahun Konferensi Asia-Afrika, Jumat (24/4/2015). (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA) 

Niat AS untuk mengikat Indonesia ke pihaknya terbukti, mengingat seringnya kunjungan pejabat AS ke negara Asia Tenggara.

Baik oleh Wakil Presiden AS, menteri luar negeri, menteri pertahanan atau kunjungan para jenderal AS.

Meskipun AS terus bergerak untuk merayu Indonesia, negara ini tidak terpengaruh.

Sebaliknya, negara itu bersikeras pada kebijakan nasionalnya untuk menjadi negara yang merdeka dan tidak memihak antara Cina dan AS agar tetap netral.

Indonesia, sebagai salah satu pendukung dan penggagas gerakan nonblok, dapat dilihat sebagai pelopor anti-imperialisme.

Sebagai salah satu penyelenggara Konferensi Bandung 1955, di mana negara-negara nonblok dan baru merdeka berkumpul untuk menyepakati seperangkat prinsip inti dalam hubungan internasional, Indonesia berbicara menentang hegemoni dan menyatakan ambisi dan tekadnya untuk mendukung keadilan di dunia.

"Tidak peduli bagaimana AS menabur perselisihan dan menciptakan perbedaan antara Indonesia dan Cina, Washington tidak akan mendapatkan apa-apa darinya," tandas Zhao.(Tribunnews.com/GlobalTimes/xna)

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan