Konflik Rusia Vs Ukraina

Pemimpin Republik Rakyat Donetsk Puji Hasil Referendum sebagai Kemenangan Nasional

Pejabat Republik Rakyat Donetsk (DPR) menggambarkan hasil referendum sebagai kemenangan nasional di republiknya untuk bergabung dengan Rusia.

Editor: Miftah
Graeme Bruce/CBC News
Luhansk, Donetsk, Kherson dan Zaporizhzhia, 4 wilayah yang akan mengadakan referendum. - Pejabat Republik Rakyat Donetsk (DPR) Denis Pushilin menggambarkan hasil referendum sebagai kemenangan nasional di republiknya untuk bergabung dengan Rusia. 

TRIBUNNEWS.COM - Pemimpin Republik Rakyat Donetsk (DPR) Denis Pushilin, menggambarkan hasil referendum sebagai kemenangan nasional di republiknya untuk bergabung dengan Rusia.

"Kami telah memperjuangkan hak untuk bergabung dengan Rusia untuk kembali ke rumah, untuk bersama Tanah Air kami yang sebenarnya selama lebih dari 3.000 hari," Pushilin dalam sebuah alamat video di saluran Telegram-nya, seperti dikutip TASS.

"Ini adalah kemenangan nasional kami,” tegasnya.

"Ini adalah perjalanan pulang yang panjang dan sulit, tetapi ini membuat kegembiraan pada reunifikasi ini semakin kuat," katanya.

"Hasil referendum itu tidak mengejutkan kami, karena semua yang kami cari selama delapan setengah tahun terakhir adalah untuk mengembalikan keadilan sejarah," bebernya.

Baca juga: UPDATE Perang Rusia-Ukraina Hari ke-218: Rusia Siap Caplok Wilayah Ukraina setelah Referendum

Pada 23-27 September, DPR dan Republik Rakyat Luhansk, Kherson, dan Zaporizhzhia mengadakan referendum tentang aksesi ke Rusia sebagai anggota konstituen yang terpisah.

Mayoritas pemilih di empat wilayah memilih untuk bergabung dengan Rusia.

Zaporizhzhia memisahkan diri dari Ukraina

Pejabat separatis wilayah Zaporizhzhia, Yevgeny Balitsky mengaku kota itu secara de facto memisahkan diri dari Ukraina.

Yevgeny Balitsky membeberkan mayoritas penduduk memilih untuk bergabung dengan Rusia, Selasa (27/9/2022).

"Referendum hari ini menyelesaikan pemisahan wilayah Zaporizhzhia dari Ukraina," katanya seperti dikutip TASS.

Baca juga: Empat Wilayah Ukraina Pilih Gabung Rusia, Joe Biden: Referendum Palsu

Luhansk, Donetsk, Kherson dan Zaporizhzhia, 4 wilayah yang akan mengadakan referendum
Luhansk, Donetsk, Kherson dan Zaporizhzhia, 4 wilayah yang akan mengadakan referendum (Graeme Bruce/CBC News)

"Kami sekarang menunggu keputusan pemerintah Rusia, karena mereka belum menerima kami ke Rusia," imbuhnya.

"Kami telah mengajukan permintaan ini," kata Balitsky kepada wartawan.

Referendum dinyatakan sah

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved