Konflik Rusia Vs Ukraina

Ukraina Ajukan Keanggotaan NATO Jalur Cepat setelah Rusia Caplok 4 Wilayahnya

Presiden Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa Ukraina secara resmi melamar keanggotaan jalur cepat NATO setelah Rusia mencaplok empat wilayahnya.

Facebook via CNN.com
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky - Volodymyr Zelensky mengatakan Ukraina melamar keanggotaan jalur cepat NATO. 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Volodymyr Zelensky mengatakan pada hari Jumat (30/9/2022), bahwa Ukraina secara resmi melamar keanggotaan jalur cepat aliansi militer NATO.

Zelensky juga mengatakan, Ukraina siap untuk melakukan pembicaraan dengan Rusia.

Namun, dia menegaskan tidak akan mengadakan pembicaraan damai dengan Rusia selama Vladimir Putin masih menjadi presiden.

Pemimpin Ukraina membuat komentarnya dalam sebuah video yang tampaknya dimaksudkan sebagai bantahan keras kepada Kremlin setelah Putin mengadakan upacara di Moskow untuk memproklamirkan empat wilayah Ukraina yang diduduki sebagian sebagai tanah Rusia yang dianeksasi.

"Kami mengambil langkah tegas kami dengan menandatangani aplikasi Ukraina untuk aksesi yang dipercepat ke NATO," kata Zelensky, sebagaimana dikutip dari CNA.

Video itu menunjukkan Zelensky mengumumkan keputusan tersebut dan kemudian menandatangani dokumen yang diapit oleh perdana menteri dan ketua parlemen.

Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari ke-220: Putin Resmi Caplok 4 Wilayah Ukraina

"Ukraina siap untuk negosiasi, tetapi dengan presiden Rusia yang berbeda," kata Zelensky.

Putin sebelumnya menandatangani perjanjian untuk mencaplok wilayah Ukraina Luhansk, Donetsk, wilayah Kherson, dan Zaporizhzhia, yang sebagian diduduki oleh pasukannya.

"Ini adalah kehendak jutaan orang," katanya dalam pidato di hadapan ratusan pejabat tinggi di St George's Hall di Kremlin.

"Orang-orang yang tinggal di Luhansk, Donetsk, wilayah Kherson, dan wilayah Zaporizhzhia menjadi rekan senegara kita selamanya."

Upacara itu dilakukan tiga hari setelah selesainya apa yang disebut referendum dengan tergesa-gesa, di mana proksi Moskow di wilayah-wilayah pendudukan mengklaim mayoritas hingga 99 persen mendukung bergabung dengan Rusia.

Pemerintah Ukraina dan Barat mengatakan pemungutan suara dilakukan di bawah todongan senjata dan palsu serta tidak sah.

Putin Resmi Caplok 4 Wilayah Ukraina

Vladimir Putin telah menandatangani “perjanjian aksesi” yang meresmikan pencaplokan ilegal Rusia atas empat wilayah pendudukan di Ukraina.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved