Konflik Rusia Vs Ukraina

NATO Marah, Intelijen AS Tuduh Rusia di Balik Penembakan Rudal yang Tewaskan 2 Warga Polandia

Perdana Menteri Polandia Mateusz Morawiecki mengadakan pertemuan mendesak untuk membahas keamanan nasional pasca aksi penembakan rudal di perbatasan.

Editor: Choirul Arifin
Sky News
Titik merah yang menunjukkan peta lokasi penembakan rudal Rusia ke wilayah Polandia yang berbatasan dengan Ukraina. Aksi penembakan ini menyebabkan dua warga Polandia tewas. 

TRIBUNNEWS.COM, PRZEWODOW - Pejabat intelijen senior Amerika Serikat mengatakan penembakan rudal yang menewaskan dua orang di dekat perbatasan Polandia dengan Ukraina, ditembakkan oleh militer Rusia.

Polandia merupakan salah satu anggota NATO. Perdana Menteri Polandia Mateusz Morawiecki mengadakan pertemuan mendesak untuk membahas keamanan nasional.

Pasca penembakan ini, juru bicara Pemerintah Polandia, Piotr Muller, mengatakan negara itu meningkatkan kesiapan militernya.

Dia juga mengkonfirmasi telah terjadi ledakan yang menewaskan dua warga Polandia, dan mengatakan diskusi sedang dilakukan mengenai apakah akan mengaktifkan pasal empat NATO, yang melibatkan semua pertemuan anggota di markas besar aliansi.

Presiden Polandia Andrzej Duda telah berbicara dengan Presiden AS Joe Biden dan Zelenskyy.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan rudal Rusia telah menyerang Polandia dan dia telah lama memperingatkan bahwa tindakan Rusia tidak terbatas pada Ukraina.

Dia menambahkan bahwa serangan di wilayah NATO adalah "eskalasi yang signifikan" dan "tindakan" diperlukan.

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg akan memimpin pertemuan darurat 30 negara anggota aliansi pada hari Rabu, kata juru bicara Oana Lungescu kepada Sky News.

Baca juga: Wilayah Polandia yang Berbatasan dengan Ukraina Diserang Rudal, Dua Orang Tewas

Presiden Dewan Eropa, Charles Michel, mengatakan dia mengusulkan agar para pemimpin UE yang menghadiri KTT G20 di Bali mengadakan rapat koordinasi pada Rabu.

"Kami mendukung Polandia," cuit Michel.

Juru bicara Pentagon AS Brigadir Jenderal Patrick Ryder mengatakan Amerika akan "mempertahankan setiap jengkal wilayah NATO", tetapi menambahkan bahwa dia "tidak memiliki informasi untuk menguatkan laporan pers" tentang dugaan serangan Rusia.

Menteri Luar Negeri Inggris James Cleverly mengatakan dia melakukan kontak dengan rekan-rekan Polandia dan sekutu NATO.

Baca juga: Pentagon Selidiki Laporan Serangan Rudal Rusia ke Polandia

'Situasi krisis' saat NATO merespons - ikuti reaksi langsung

Media Polandia mengatakan rudal menghantam daerah di mana biji-bijian sedang mengering di Przewodow, sebuah desa di Polandia timur dekat perbatasan dengan Ukraina.

Halaman
123
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved