Konflik Rusia Vs Ukraina
Update Perang Rusia-Ukraina Hari ke-277: Agresi Rusia Ancam Keselamatan PLTN Ukraina
Ada kekhawatiran berkembang bahwa agresi Rusia terhadap jaringan listrik Ukraina tanpa henti dapat mengancam keselamatan PLTN Ukraina.
TRIBUNNEWS.COM - Berikut serangkaian peristiwa perang Rusia dan Ukraina yang memasuki hari ke-277 pada Minggu (27/11/2022), dikutip dari The Guardian.
Keselamatan PLTN Ukraina terancam
Ada kekhawatiran yang berkembang, agresi Rusia terhadap jaringan listrik Ukraina tanpa henti dapat mengancam keselamatan pembangkit listrik tenaga nuklir negara itu.
Ukraina secara bertahap memulihkan jaringan listrik
Secara bertahap, pihak berwenang Ukraina memulihkan jaringan listrik.
Namun, jutaan orang masih tanpa pemanas atau mempunyai aliran listrik setelah serangan udara Rusia.
Baca juga: Presiden Ukraina Kritik Wali Kota Kyiv atas Pemadaman Listrik, Zelensky: Ada Banyak Keluhan
Rusia lanjutkan menyerang kota-kota Ukraina
Rusia melanjutkan serangannya di kota-kota Ukraina pada Sabtu (26/11/20220.
Gubernur setempat, Valentyn Reznichenko menuturkan agresi di Dnipro dilaporkan melukai enam orang dan menghancurkan tujuh rumah.
32 warga sipil di Kherson tewas sejak 9 November
Sejak 9 November 2022, terhitung 32 warga sipil tewas di Kherson, ketika pasukan Rusia mundur dari kota selatan itu.
Ukraina menuduh Kremlin hidupkan taktik genosida
Baca juga: Rusia Bantah Tuduhan Memperlambat Inspeksi Kapal Pengangkut Biji-bijian Ukraina
Ukraina menuduh Kremlin menghidupkan kembali taktik "genosida" Josef Stalin saat Kyiv memperingati kelaparan era Soviet yang menewaskan jutaan orang Ukraina pada musim dingin 1932-33.
Rusia menembak rudal jelajah tua
Rusia menembakkan rudal jelajah tua yang dilucuti dari hulu ledak nuklirnya ke sasaran Ukraina.
Kementerian Pertahanan Inggris mencibir bahwa stok senjata pemerintah Presiden Vladimir Putin sudah habis.
Zelensky jadi tuan rumah pertemuan inisiatif biji-bijian
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky menjadi tuan rumah pertemuan puncak dengan negara-negara sekutu pada Sabtu (26/11/2022) di Kyiv.
Baca juga: Rusia Serang Infrastruktur Energi, 6 Juta Warga Ukraina Terancam Hidup Tanpa Listrik
Acara tersebut diselenggarakan untuk meluncurkan inisiatif "biji-bijian dari Ukraina" untuk mengekspor biji-bijian senilai 150 dolar AS juta ke negara-negara yang paling rentan terhadap kelaparan dan kekeringan.
"Ada 60 kapal biji-bijian Ukraina dapat dikirim pada pertengahan tahun depan ke beberapa negara termiskin di dunia di Afrika," kata Zelensky dalam sebuah pernyataan yang dirilis ke Guardian.
Berita lain terkait Konflik Rusia Vs Ukraina
(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/pltn-zaporizhzhia-terancam-meledak.jpg)