Hari Kanker Sedunia
Hari Kanker Sedunia: Sejarah, Tujuan dan Tema World Cancer Day 2023
Hari Kanker Sedunia atau juga disebut World Cancer Day diperingati setiap tanggal 4 Februari. Berikut sejarah, tujuan dan tema Hari Kanker Sedunia.
Namun, juga menurut WHO, sebanyak 40 persen dari kematian akibat kanker dapat dicegah.
Akibatnya, meningkatkan kesadaran akan pencegahan kanker telah menjadi tujuan utama dari banyak organisasi kanker dan kesehatan di seluruh dunia, dan Hari Kanker Sedunia telah datang untuk mewakili penegasan ulang tahunan tentang pentingnya tujuan ini.
International Union Against Cancer (UICC), sebuah organisasi yang didedikasikan untuk meningkatkan kesadaran kanker global, mengoordinasikan Hari Kanker Sedunia dan didukung dalam upaya ini oleh WHO dan organisasi internasional lainnya.
Hari Kanker Sedunia berfungsi sebagai titik peluncuran resmi untuk deklarasi tema baru dan rilis publikasi baru untuk UICC.
Kampanye Kanker Dunia, yang berfungsi sepanjang tahun dan berusaha untuk meningkatkan kesadaran kanker dengan membentuk kemitraan dengan lembaga kesehatan dan kanker dan dengan mengusulkan kegiatan pendidikan dan membuat pengumuman layanan masyarakat.
Karena lebih dari 70 persen kematian akibat kanker terjadi di negara-negara ekonomi kurang berkembang, Hari Kanker Sedunia dan Kampanye Kanker Dunia telah menjadi mekanisme penting untuk menarik perhatian pada pencegahan dan pengobatan kanker di negara-negara ini.
Tujuan Hari Kanker Sedunia
Hari Kanker Sedunia bertujuan untuk mempromosikan kesadaran tentang kanker sebagai masalah kesehatan masyarakat dan untuk memperkuat tindakan menuju peningkatan akses ke perawatan berkualitas, skrining, deteksi dini, pengobatan dan perawatan paliatif.
Hari Kanker Sedunia juga bertujuan untuk mencegah jutaan kematian setiap tahun dengan meningkatkan kesadaran dan pendidikan tentang kanker, dan mendesak pemerintah dan individu di seluruh dunia untuk mengambil tindakan melawan penyakit tersebut.
Mengutip laman WHO, pada Hari Kanker Sedunia 2023, berbagai kegiatan akan berlangsung secara global, termasuk "Tantangan 5k" oleh Union for International Cancer Control (UICC).
Kegiatan ini akan mendorong individu dari semua latar belakang untuk berpartisipasi dalam kegiatan seperti berlari, bersepeda, berenang, hiking, atau jalan kaki untuk melambangkan penutupan celah dalam perawatan.
Baca juga: Munculnya Gejala Kanker Serviks Jadi Tanda Stadium Sudah Lanjut, Penting Deteksi Dini!
Selain itu, akan ada "tantangan 21 hari" bagi individu untuk menciptakan kebiasaan baru yang sehat, meningkatkan kesadaran tentang kanker serviks, dan mendidik diri mereka sendiri tentang ketidaksetaraan dalam mengakses layanan kanker.
Hari Kanker Sedunia juga akan fokus pada pemeriksaan faktor sosial ekonomi yang menyebabkan perbedaan dalam pencegahan kanker, kejadian dan kelangsungan hidup, seperti norma budaya dan gender, tingkat pendapatan dan pendidikan, dan bias berdasarkan usia, jenis kelamin, etnis, kecacatan dan gaya hidup.
Selain itu, akan ada seruan untuk meningkatkan tindakan guna meningkatkan kesadaran akan kanker, mencegah kanker, mendukung kemajuan dalam diagnosis dan pengobatan, serta mengatasi kekurangan dalam sistem kesehatan yang disoroti oleh pandemi COVID-19.
Tema World Cancer Day 2023
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/hari-kanker-sedunia-2020-new.jpg)