Bikin Drone hingga Praktek di Reaktor Nuklir, Keseharian Mahasiswa di Kota Tomsk Rusia
Di Kota Tomsk Rusia, mahasiswa belajar untuk masa depan mulai dari teknologi kuantum, drone, nuklir hingga biomedis.
TRIBUNNEWS.COM, RUSIA - Siang itu, Rabu 20 Mei 2026, sekelompok mahasiswa tengah serius bergulat dengan seperangkat alat pembuat drone di atas meja.
Tangan para mahasiswa itu begitu cekatan merakit drone.
Di hadapan mereka komputer dan laptop berpadu bergelut dengan gambar-gambar dan grafis sulit dimengerti masyarakat awam.
Tribunnews.com Network berada di Tomsk State University ketika sedang diadakan lomba pembuatan drone antar-mahasiswa.
Mereka begitu mahir merakit drone seperti anak kecil yang sedang merakit 'mainan', saking lincahnya.
Masih di kota yang sama, sekelompok mahasiswa dari Nuclear Reactor of Tomsk Polytechnic University tengah bersiap untuk praktek lapangan.
Sesuai nama kampusnya, belajarnya tak jauh-jauh dari soal reaktor nuklir, sesuatu yang kerap dianggap tabu di Indonesia.
Di Universitas Negeri Tomsk, mahasiswa juga belajar teknologi kuantum hingga biomedis.
"Di sini kami memproduksi sendiri titanium, juga membuat implan untuk menggantikan tubuh manusia seperti untuk pengobatan kulit dan sebagainya," ujar Chatrina, Kepala Departemen Medicine Universitas Negeri Tomsk.
Begitulah sepenggal aktivitas para mahasiswa di Tomks, kota berjarak sekitar 3.587 km dari Moskow Ibu Kota Rusia ini.
Tomsk salah satu kota tertua di Siberia, didirikan pada tahun 1604. Populasinya tidak banyak sekitar 600 ribu jiwa.
Kota ini merupakan pusat administrasi, pendidikan, ilmiah, dan budaya utama di Rusia.
Tomsk dikenal salah satu kota ternyaman di Rusia dengan udara sejuk dengan hidup yang cenderung 'slow living' dibandingkan kota-kota lainnya.
Dikenal kota sains, julukan lain untuk Tomsk 'kota kampus' dengan lembaga penelitian per kapita tertinggi di Rusia.
Proporsi mahasiswa dalam struktur populasi melebihi 15 persen (setiap penduduk keenam adalah mahasiswa).
Tomsk memiliki 6 universitas negeri, serta lebih dari selusin lembaga penelitian Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia.
Setiap tahun mahasiswa dari seluruh penjuru Rusia mengikuti 'festival sains' di kota ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/mhasiswa-tomsk-rusia.jpg)