Update Tabrakan 2 Kereta Api di Yunani: 57 Orang Meninggal Dunia, Keluarga Jalani Tes DNA
Korban tewas dalam kecelakaan kereta api di Yunani mencapai 57 orang. Aksi protes meletus, keluarga korban jalani tes DNA untuk keperluan identifikasi
TRIBUNNEWS.COM - Keluarga korban kecelakaan kereta api di Yunani mengantre memberikan sampel DNA untuk mengidentifikasi para korban, Kamis (2/3/2023), Independent melaporkan.
Padasaat yang sama, aksi protes meletus di jalanan atas sistem kereta api yang dinilai sudah ketinggalan zaman di negara itu.
Di luar rumah sakit di Kota Larissa, tempat banyak korban dibawa, seorang wanita bernama Katerina, mencari saudara laki-lakinya yang hilang.
Ia berteriak: “Pembunuh! Pembunuh! Aku akan pergi besok dengan peti mati!”
Kemarahan Katerina ditujukan pada pemerintah dan perusahaan kereta api.
Seperti orang lainnya yang mencari keluarga mereka, Katerina menjalani tes DNA untuk mencoba mengidentifikasi saudara laki-lakinya.
Baca juga: Menteri Perhubungan Yunani Mundur Pasca Insiden Kecelakaan Kereta Api
Keluarga korban lainnya, Dimitris Bournazis mengatakan kecelakaan itu harus menjadi momen perombakan keamanan penuh sistem kereta api negara itu.
“Saya telah kehilangan saudara laki-laki saya, ayah saya."
"Itu tidak bisa berubah, saya tahu itu," katanya.
"Tapi intinya kita jangan meratapi korban seperti itu lagi."
"Mereka membeli 50 tiket untuk mati."
Serikat pekerja kereta api melancarkan aksi mogok sebagai protes atas penghentian layanan kereta api di seluruh negeri.
Karena banyak orang di Yunani menuntut jawaban, kepala stasiun di Larissa, di dekat kecelakaan itu terjadi, telah mengakui berperan dalam kecelakaan tersebut, kata pengacaranya Stefanos Pantzartzidis.
"Dia benar-benar hancur," kata Pantsartzidis kepada wartawan.
"Sejak saat pertama, dia telah memikul tanggung jawab yang proporsional dengannya," katanya sambil mengisyaratkan bahwa kepala stasiun, yang namanya tidak dipublikasikan, bukanlah satu-satunya yang harus disalahkan.
Baca juga: Para Pemimpin Eropa Sampaikan Belasungkawa Tragedi Tabrakan Kereta Api Yunani
Penyelidikan yudisial akan mencoba untuk menetapkan bagaimana kedua kereta dapat berjalan berlawanan arah di jalur yang sama selama lebih dari 10 menit tanpa ada yang membunyikan alarm.
Tabrakan dua kereta itu adalah yang paling mematikan di Yunani.
Lebih dari 48 korban selamat masih dirawat di rumah sakit, enam di antaranya dalam perawatan intensif.
Juru bicara dinas pemadam kebakaran Yiannis Artopios mengatakan upaya pemulihan sedang berlangsung perlahan.
“Kita bisa melihat ada lebih banyak (jenazah) orang di sana," katanya.
"Sayangnya, mereka berada dalam kondisi yang sangat buruk karena tabrakan tersebut."
Warga di Larissa mengantre untuk memberikan darah.
Banyak orang yang menunggu di tengah hujan lebat selama lebih dari satu jam.
Asosiasi hotel kota menyediakan akomodasi gratis untuk keluarga korban kecelakaan.
Sembilan mayat telah diidentifikasi melalui kecocokan genetik sejauh ini, kata pihak berwenang.
Kronologi Kecelakaan Kereta Api di Yunani
Pada 28 Februari 2023, terjadi tabrakan langsung antara dua kereta, kereta penumpang InterCity-62 dan kereta barang, di selatan Lembah Tempi, dekat Desa Evangelismos di Thessaly, Yunani.
Tabrakan tersebut mengakibatkan kematian sedikitnya 57 orang dan melukai sedikitnya 85 orang lainnya.
Kereta penumpang yang tertunda membawa 342 penumpang.
Banyak di antaranya adalah pelajar berusia 20-an yang kembali dari perayaan Prapaskah Ortodoks Yunani.
Bagian jalur utama Athena-Thessaloniki di mana kecelakaan itu terjadi memiliki jalur ganda dan dilengkapi dengan kontrol otomatis.
Namun, switching dan pensinyalan masih dikendalikan secara manual.
Menyusul bencana tersebut, aksi mogok, demonstrasi, dan kerusuhan pecah di Athena, Thessaloniki, dan Larissa.
Pada 2 Maret 2023, pekerja kereta api Yunani melakukan pemogokan untuk memprotes kondisi kerja dan kegagalan memodernisasi jaringan kereta api.
Menteri Transportasi Kostas Achilleas Karamanlis mengundurkan diri dari jabatannya setelah kecelakaan itu, dengan alasan kegagalannya untuk membawa sistem kereta api ke standar abad ke-21.
(Tribunnews.com, Tiara Shelavie)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/menteri-transportasi-yunani-kostas-karamanls.jpg)