Sabtu, 30 Mei 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Ternyata Kanselir Jerman Sendiri yang Halangi Pemberian Rudal Taurus ke Ukraina

Anggota parlemen Jerman mengungkapkan dua muka kanselir Jerman Olaf Scholz. Sang kanselir sendiri yang menolak memberi Ukraina Rudal Taurus

Tayang:
AP/Tangkap Layar
Jet tempur melepaskan peluru kendali (Rudal) Taurus buatan Jerman-Swedia. Rudal ini disebut-sebut sangat ditakuti Rusia. Jerman disebutkan sudah memberi kode akan mengirim Rudal Taurus ke Ukraina. 

Sementara itu, survei yang dilakukan oleh lembaga jajak pendapat negara bagian ARD-DeutschlandTrend bulan lalu menunjukkan bahwa sekitar 52 persen responden sangat menentang pengiriman tersebut rudal Taurus ke Ukraina.

Sebanyak 36% jejak pendapat itu menentangnya dan 12% ragu-ragu.

Rudal jelajah Taurus yang diluncurkan pesawat ini memiliki jangkauan sekitar 500 km (lebih dari 300 mil) dan membawa muatan 500kg (lebih dari 1.100 lbs).

Pada bulan Mei, Inggris menjadi negara pertama yang menyediakan senjata jarak jauh kepada Ukraina, dengan memasok rudal jelajah Storm Shadow, yang memiliki jangkauan lebih dari 250 km.

Pada bulan Juli, Perancis mengikutinya, memberikan lampu hijau untuk pengiriman versi lokal dari Storm Shadow, SCALP.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved