Sabtu, 30 Mei 2026

5 Populer Internasional: Sosok Agen CIA Gelapkan 300 Batang Emas - Sistem Arash-e Kamangir Iran

Rangkuman berita populer internasional, di antaranya sistem Arash-e Kamangir Iran yang mampu lumpuhkan drone MQ-9 Reaper milik Amerika Serikat

Tayang:

Ringkasan Berita:
  • Negosiator Iran dan AS menyepakati kerangka MoU gencatan senjata 60 hari, namun masih menunggu persetujuan Presiden Donald Trump dan pimpinan Iran.
  • Mantan pejabat CIA, David Rush, ditangkap setelah kedapatan menyimpan lebih dari 300 batangan emas senilai sekitar Rp700 miliar di rumahnya.
  • Sementara itu, tim penyelamat di Laos menghadapi kesulitan besar mengevakuasi lima orang yang terjebak di gua banjir dengan kondisi lorong sempit dan jarak pandang nol.

 
TRIBUNNEWS.COM - Berbagai kejadian internasional mewarnai berita dunia sepanjang satu hari terakhir.

Negosiator AS dan Iran telah menyepakati kerangka MoU perpanjangan gencatan senjata selama 60 hari, tetapi masih menunggu persetujuan Donald Trump dan pimpinan Iran.

Sementara itu, mantan pejabat CIA, David Rush, ditangkap setelah ditemukan menyimpan lebih dari 300 batangan emas senilai sekitar Rp700 miliar di rumahnya.

Berikut berita populer internasional selengkapnya.

1. Negosiator Iran dan AS Capai MoU Gencatan Senjata 60 Hari, Tapi Masih Menunggu Persetujuan Trump

Para negosiator Amerika Serikat dan Iran dilaporkan telah menyepakati kerangka kesepakatan untuk perpanjangan gencatan senjata selama 60 hari, tetapi MoU atau nota kesepahaman tersebut masih belum ditandatangani Presiden AS Donald Trump.

Sumber-sumber mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa perwakilan kedua negara telah mencapai kesepakatan untuk memperpanjang gencatan senjata dan memulai negosiasi mengenai program nuklir Iran.

Menurut laporan Axios, pemimpin Iran juga belum menyetujui kesepakatan tersebut.

Laporan itu menyebutkan bahwa kerangka kesepakatan telah disusun dan sebagian besar poinnya telah disetujui per Selasa (26/5/2026), tetapi pimpinan senior dari kedua pihak masih perlu memberikan persetujuan.

Meskipun Trump telah diberi penjelasan mengenai detail kesepakatan tersebut, ia tidak langsung menandatanganinya.

Ia mengatakan ingin beberapa hari untuk mempertimbangkannya, lapor Axios mengutip seorang pejabat AS.

Baca juga: Trump Segera Ambil Keputusan Akhir soal Iran, Ngotot Desak Teheran Lepas Senjata Nuklir

Apa Isi Kesepakatannya?

- Selat Hormuz

Menurut laporan Axios, memorandum kesepahaman selama 60 hari tersebut akan mencakup jaminan kelancaran arus pelayaran melalui Selat Hormuz.

Artinya, Iran tidak akan dapat memungut bea dari kapal yang melintasi jalur strategis tersebut.

Seorang pejabat AS mengatakan tidak akan ada gangguan di selat itu dan Iran juga diwajibkan membersihkan seluruh ranjau dari jalur perairan tersebut dalam waktu 30 hari.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved