Selasa, 2 Juni 2026

KTT G20 di India: Daftar Negara Anggota, Agenda Pembahasan, dan Kehadiran Jokowi

Puncak Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 akan digelar di ibu kota India, New Delhi akhir pekan ini, 9-10 September 2023.

Tayang:
Ludovic MARIN / POOL / AFP
Perdana Menteri India Narendra Modi tiba di Bharat Mandapam untuk KTT Pemimpin G20 di New Delhi pada 9 September 2023. Puncak Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 akan digelar di ibu kota India, New Delhi akhir pekan ini. 

TRIBUNNEWS.COM - Puncak Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 akan digelar di ibu kota India, New Delhi, akhir pekan ini, Sabtu-Minggu (9-10/9/2023).

Tema KTT G20 kali ini ialah "Vasudhaiva Kutumbakam", yang berarti "satu bumi, satu keluarga, satu masa depan" dalam bahasa Sankerta.

Setiap tahun, negara G20 yang berbeda akan menjadi presiden dan menetapkan agenda pertemuan puncak.

Adapun negara-negara anggota G20 meliputi Uni Eropa, Argentina, Australia, Brazil, Kanada, Tiongkok, Perancis, Jerman, India, Indonesia.

Baca juga: Presiden Amerika Joe Biden Kecewa Xi Jinping Tak akan Hadir KTT G20 di India

Kemudian Italia, Jepang, Meksiko, Rusia, Arab Saudi, Afrika Selatan, Korea Selatan, Turki, Inggris, dan Amerika Serikat (AS).

Dilansir media asal Inggris, inews, negara-negara G20 menyumbang lebih dari 75 persen perdagangan dunia dan 85 persen output perekonomian dunia.

Negara-negara itu, juga merupakan rumah bagi dua pertiga populasi global.

Asosiasi ini didirikan pada tahun 1999, menyusul serangkaian devaluasi mata uang yang dimulai di Thailand dan menyebar ke seluruh Asia, yang dikenal sebagai Krisis Keuangan Asia.

Sekelompok kecil negara anggota G20, Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Perancis, Jerman, Italia, dan Jepang, disebut sebagai G7.

Asosiasi ini terdiri dari negara-negara yang memiliki perekonomian terbesar dan paling maju.

TRIBUNEWS.COM, BALI - Pertemuan bilateral antara Indonesia dan Amerika Serikat di sela-sela KTT G20 membahas agenda utama kerja sama kedua negara yakni Partnership for Global Infrastructure and Investment (PGII). Pada kesempatan tersebut, Presiden Joko Widodo menegaskan tiga hal penting untuk PGII ke depannya yaitu pentingnya country driven, paradigma kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dan dukungan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). //HO
TRIBUNEWS.COM, BALI - Pertemuan bilateral antara Indonesia dan Amerika Serikat di sela-sela KTT G20 membahas agenda utama kerja sama kedua negara yakni Partnership for Global Infrastructure and Investment (PGII). Pada kesempatan tersebut, Presiden Joko Widodo menegaskan tiga hal penting untuk PGII ke depannya, termasuk paradigma kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan (SDGs).  (TRIBUNNEWS.COM/IST/HO)

G7 sebelumnya disebut G8, hingga Rusia dikeluarkan dari grup tersebut.

Namun jumlah itu tidak mencakup beberapa negara dengan perekonomian terbesar di dunia, seperti India, Tiongkok, dan Brasil.

Tahun ini, India telah mengundang 11 negara lain, termasuk Nigeria, Oman dan Rwanda ke pertemuan puncak tersebut.

Mereka juga meminta kehadiran badan-badan internasional termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Dana Moneter Internasional (IMF).

Presiden AS Joe Biden, Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak dan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman telah mengonfirmasi kehadiran mereka.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved