Rabu, 6 Mei 2026

Peneliti Amerika Terjebak di Kedalaman Gua di Turki, Ini yang Perlu Diketahui

Operasi penyelamatan besar-besaran dilakukan untuk menarik keluar seorang peneliti AS yang terjebak di dalam gua di Turki.

Tayang:
HANDOUT / TURKISH DIRECTION OF COMMUNICATION / AFP
Penjelajah gua AS Mark Dickey di depan kamera sambil berdiri di sebuah kamp di Gua Morca di Pegunungan Taurus di Turki selatan, 8 September 2023. 

TRIBUNNEWS.COM - Kru penyelamatan dari seluruh Eropa berupaya menyelamatkan seorang peneliti Amerika Serikat yang sakit dan terjebak jauh di kedalaman sebuah gua di Turki selatan.

Dilansir NPR, Mark Dickey (40), sedang menjelajahi gua Morca, salah satu gua terdalam di Turki akhir pekan lalu, ketika dia tiba-tiba jatuh sakit.

Berada lebih dari 1000 meter di bawah tanah, Dickey, yang juga seorang ahli gua, menderita pendarahan perut.

Akibatnya, ia tidak dapat berjalan kembali ke pintu masuk gua.

Selama seminggu terakhir, penyelamat gua, dokter, dan paramedis bergegas mencari dan merawat Dickey di dalam gua tersebut.

Hingga Kamis (7/9/2023), Cave Rescue Bulgaria mengatakan kondisi Dickey membaik, pendarahannya telah berhenti dan dia bisa berjalan sendiri.

Baca juga: Kapal selam wisata Titanic hilang di Samudra Atlantik: Tantangan dan kendala yang dihadapi dalam misi penyelamatan

Namun, tantangan untuk membawa Dickey keluar gua dengan aman, terbukti lebih rumit dan sulit.

“Misi penyelamatan dari kedalaman seperti itu sangat jarang, sangat sulit dan kami membutuhkan banyak penyelamat gua yang sangat berpengalaman,” kata Asosiasi Penyelamat Gua Eropa (ECRA) dalam sebuah pernyataan.

ECRA menambahkan, mereka menunggu persetujuan dokter untuk mulai mengangkut Dickey dan berharap ekstraksi akan dimulai dalam beberapa hari ke depan.

Operasi ini diyakini sebagai salah satu upaya penyelamatan gua terbesar dalam sejarah, menurut Federasi Speleologi Turki.

Apa yang terjadi?

Sabtu (2/9/2023) lalu, Dickey dan timnya sedang melakukan ekspedisi ke gua Morca ketika dia tiba-tiba merasakan sakit lambung yang parah, menurut ECRA.

Kondisinya memburuk dengan cepat dan membuat Dickey tidak dapat meninggalkan gua sendirian.

Menurut Tim Respons Awal New Jersey, yang merupakan anggota Dickey, pendakian kembali ke pintu masuk gua dari lokasinya memakan waktu sekitar delapan jam.

Saat itulah tim Dickey meminta bantuan internasional.

Pada hari Minggu, Layanan Penyelamatan Gua Hongaria, bersama dengan seorang dokter, menjadi orang pertama yang tiba dan menjangkau Dickey.

Tim penyelamat di gua Morca
Tim penyelamat di gua Morca (Sky News)

Baca juga: 14 Orang Tewas Akibat Hujan Badai di Yunani, Turki, dan Bulgaria

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved