Rabu, 3 Juni 2026

Konflik Palestina Vs Israel

Israel Kepung RS Al-Shifa, 100 Jasad Terpaksa Dikubur secara Massal di Dalam Area

Lebih dari 100 jasad terpaksa dikubur secara massal di dalam area Rumah Sakit Al-Shifa karena Israel meningkatkan serangan terhadap RS tersebut.

Tayang:
Editor: Daryono
Khoder al-Zaanoun / AFP
Para pria memeriksa jenazah orang-orang yang tewas dalam pemboman yang menghantam sebuah sekolah yang menampung warga Palestina yang terlantar, saat mereka terbaring di halaman rumah sakit Al-Shifa di Kota Gaza pada 10 November 2023, di tengah pertempuran yang sedang berlangsung antara Israel dan gerakan Hamas Palestina . Sekitar 50 jenazah ditemukan pada 10 November setelah sebuah sekolah di Kota Gaza terkena serangan, kata direktur rumah sakit Al-Shifa tempat para korban dirawat. 

TRIBUNNEWS.COM - Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza mengatakan menguburkan 100 jenazah korban pemboman Israel di dalam area Rumah Sakit Al-Shifa yang dikepung oleh Israel.

Seluruh jenazah akan dikuburkan secara massal dalam satu lubang besar, yang akan digali pada hari ini, Sabtu (11/11/2023).

Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Palestina, Dr Munir Al-Borsh, mengatakan pemboman Israel di sekitar rumah sakit tidak berhenti selama tiga malam.

“Hampir setiap menit terjadi pemboman yang sangat kejam, dengan tujuan untuk membuka jalan memasuki kompleks (rumah sakit),” katanya kepada Al Jazeera, Sabtu (11/11/2023) pagi.

Ia menambahkan, pemboman Israel menghalangi masuk atau keluarnya ambulans dari dan ke rumah sakit.

“Kami terjebak di dalam kompleks Al-Shifa,” katanya.

Baca juga: AS Prihatin 11.000 Warga Palestina Dibunuh Israel tapi Hanya Janjikan Jeda di Gaza

Sementara itu, Doctors Without Borders (MSF) mengatakan melalui akun X (Twitter) pada Sabtu (11/11/2023), serangan terhadap Rumah Sakit Al-Shifa telah meningkat secara dramatis.

“Staf MSF di rumah sakit melaporkan situasi bencana beberapa jam yang lalu,” tambahnya di X.

Israel Tingkatkan Serangan terhadap Rumah Sakit di Jalur Gaza

Orang-orang memeriksa jenazah para korban yang tewas dalam pemboman Israel saat mereka terbaring di luar rumah sakit Al-Shifa di Kota Gaza pada 8 November 2023, di tengah pertempuran yang sedang berlangsung antara Israel dan gerakan Hamas Palestina.
Orang-orang memeriksa jenazah para korban yang tewas dalam pemboman Israel saat mereka terbaring di luar rumah sakit Al-Shifa di Kota Gaza pada 8 November 2023, di tengah pertempuran yang sedang berlangsung antara Israel dan gerakan Hamas Palestina. (Dawood NEMER / AFP)

Baca juga: Tentara Bayaran Gabung Tentara Israel Perang Lawan Hamas di Gaza, Dibayar Rp 65 Juta Per Minggu

Selama berhari-hari, tentara Israel telah meningkatkan serangannya terhadap rumah sakit di Jalur Gaza, termasuk Rumah Sakit Al-Shifa dan Rumah Sakit Indonesia.

Sebelumnya, pada Jumat (10/11/2023) malam, pesawat Israel mengintensifkan serangannya terhadap rumah sakit di Jalur Gaza.

Israel juga melancarkan serangan kekerasan yang menyebabkan kematian dan cedera, selain kekhawatiran besar mengenai nasib para pengungsi di rumah sakit tersebut.

Mereka melanjutkan penggerebekan di sekitar RS Al-Shifa, RS Indonesia, RS Al-Awda, RS Al-Quds, dan RS Anak Al-Rantisi.

Hamas Palestina vs Israel

Pemandangan udara menunjukkan kompleks rumah sakit Al-Shifa di Kota Gaza pada 7 November 2023, di tengah pertempuran yang sedang berlangsung antara Israel dan kelompok Palestina Hamas.
Pemandangan udara menunjukkan kompleks rumah sakit Al-Shifa di Kota Gaza pada 7 November 2023, di tengah pertempuran yang sedang berlangsung antara Israel dan kelompok Palestina Hamas. (Bashar TALEB / AFP)

Baca juga: Dihujani Roket Israel, Warga Sipil Gaza Berlindung di RS Indonesia

Serangan Israel di sejumlah rumah sakit di Jalur Gaza ini terjadi setelah Israel menanggapi serangan terbaru Hamas di Israel pada Sabtu (7/10/2023) pagi dengan menerobos perbatasan Jalur Gaza.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved