Rabu, 6 Mei 2026

Berjalan mundur ternyata baik untuk kesehatan fisik dan otak

Menurut penelitian, berjalan mundur punya manfaat tak terduga bagi kesehatan fisik dan otak, seperti yang baru-baru ini dipelajari…

Tayang:
BBC Indonesia
Berjalan mundur ternyata baik untuk kesehatan fisik dan otak 

"Seringkali salah satu penyebab nyeri punggung bawah adalah otot paha belakang yang tegang."

Latihan jalan mundur dan lari mundur sudah digunakan pada beberapa latihan olah raga, khususnya olah raga beregu dan raket yang memerlukan ketangkasan untuk bergerak cepat ke depan, ke belakang dan ke samping.

Karena mengurangi tekanan pada sendi lutut sekaligus membangun kekuatan, lari mundur juga berguna untuk membantu melindungi atlet dari cedera.

Selain bagi para atlet, jalan kaki mundur terbukti bermanfaat bagi orang lanjut usia, anak muda, individu yang mengalami obesitas, penderita osteoartritis, dan pasien pasca-stroke yang mengalami gangguan berjalan.

Berjalan mundur juga terbukti membakar lebih banyak kalori dibandingkan berjalan maju.

Tapi mengapa jalan mundur sangat bermanfaat?

“Biomekanik berjalan mundur sangat berbeda dengan berjalan maju,” kata Dufek.

“Dalam berjalan mundur, terdapat pengurangan rentang gerak pada lutut yang dapat memberi manfaat, misalnya bagi individu yang sedang dalam rehabilitasi setelah operasi lutut.”

Sebuah penelitian baru-baru ini menemukan bahwa rentang gerak sendi pinggul dan lutut berkurang drastis saat berjalan mundur.

Jika berjalan ke depan diawali dengan kontak tumit, maka berjalan ke belakang dimulai dengan kontak jari kaki, dan terkadang tumit tidak pernah menyentuh tanah.

Hasilnya, benturan yang dirasakan pada sendi lutut lebih sedikit dan menggunakan otot yang berbeda dibandingkan berjalan normal.

Sebenarnya, sendi pergelangan kakilah yang paling banyak menyerap guncangan saat berjalan mundur.

Otot yang diaktifkan dalam gerakan fleksi plantar (digunakan saat menunjuk atau berdiri dengan jari kaki) berperan lebih besar dalam berjalan mundur untuk memperlambat kecepatan pergelangan kaki dan meredam guncangan.

Jadi sepertinya ada lebih dari satu kebenaran dalam klaim Harmon atas kekuatan pergelangan kaki yang unggul, meskipun kemungkinan besar dia sebenarnya naik kereta api dalam sebagian perjalanannya.

Namun manfaatnya bukan cuma soal kekuatan pergelangan kaki.

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved