Minggu, 3 Mei 2026

Konflik Palestina Vs Israel

Delegasi Hamas dan Israel Tiba di Mesir, Bahas Proposal Gencatan Senjata Melalui Mediator

Delegasi Hamas dan Israel tiba di Mesir. Mereka siap membahas proposal gencatan senjata melalui perantara mediator Qatar dan Mesir.

Tayang:
Editor: Sri Juliati
Emmanuel DUNAND / AFP
Khalil al-Hayya, pejabat senior Hamas, memberi isyarat saat wawancara dengan AFP di kantornya di Kota Gaza pada 21 April 2021. -- Delegasi Hamas dan Israel tiba di Mesir untuk perundingan proposal gencatan senjata. 

Israel memperkirakan, masih ada kurang lebih 137 sandera yang ditahan Hamas di Jalur Gaza, setelah pertukaran 105 sandera dengan 240 tahanan Palestina pada akhir November 2023.

Israel melakukan pemboman besar-besaran di Jalur Gaza dan meningkatnya kekerasan di Tepi Barat, menyusul Operasi Badai Al-Aqsa yang diluncurkan gerakan perlawanan Palestina, Hamas, pada Sabtu (7/10/2023).

lihat fotoWarga Palestina berdoa untuk jenazah kerabat mereka yang tewas dalam pemboman Israel di Rafah di Jalur Gaza selatan pada 24 Januari 2024, di tengah pertempuran yang sedang berlangsung antara Israel dan gerakan Hamas Palestina.
Warga Palestina berdoa untuk jenazah kerabat mereka yang tewas dalam pemboman Israel di Rafah di Jalur Gaza selatan pada 24 Januari 2024, di tengah pertempuran yang sedang berlangsung antara Israel dan gerakan Hamas Palestina.

Tanggapan Hamas Sebelumnya

Kemarin, Hamas menanggapi usulan rencana pertukaran sandera dan perdamaian di Jalur Gaza.

Hamas menambahkan rincian untuk melaksanakan pertukaran itu dalam tiga tahap yang masing-masing berlangsung selama 45 hari.

Berikut ini rangkuman tanggapan Hamas terhadap proposal gencatan senjata yang dibahas di Paris sebelumnya, menurut surat kabar Lebanon, Al-Akhbar pada Rabu (7/2/2024):

Tahap Pertama:

  • Penghentian aktivitas militer dan pengintaian udara, serta penarikan pasukan Israel dari Jalur Gaza
  • Semua sandera Israel; perempuan, anak-anak di bawah 19 tahun dan bukan wajib militer, lansia di atas 50 tahun, orang, akan ditukar dengan tahanan Palestina
  • Hamas meminta jaminan agar Israel tidak menangkap kembali tahanan Palestina yang dibebaskan
  • Lebih banyak bantuan kemanusiaan masuk ke Jalur Gaza
  • Rekonstruksi bangunan di Jalur Gaza; rumah sakit, fasilitas publik, pendirian tenda/kamp perlindungan, dll
  • Israel mencabut pembatasan penyeberangan dari Jalur Gaza
  • Israel menghentikan kekerasan di kompleks Masjid Al-Aqsa dan mengembalikan kondisi Masjid Al-Aqsa seperti sebelum tahun 2000.

Tahap Kedua:

  • Hamas akan membebaskan sandera Israel yaitu laki-laki sipil dan militer yang ditukar dengan tahanan Palestina
  • Rekonstruksi Jalur Gaza dilanjutkan.

Tahap Ketiga:

  • Hamas dan Israel akan menukar jenazah sandera dan tahanan yang telah diidentifikasi
  • Tindakan kemanusiaan pada dua tahap sebelumnya tetap dilanjutkan.

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Berita lain terkait Konflik Palestina vs Israel

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved