Konflik Palestina Vs Israel
Jurnalis Al Jazeera Tewas Diserang Drone Israel di Gaza, Dugaan Penargetan Sistematis Mencuat
Jurnalis Al Jazeera tewas dalam serangan drone Israel di Gaza, dugaan penargetan sistematis kembali mencuat
Ringkasan Berita:
- Jurnalis Al Jazeera Mohammed Wishah tewas dalam serangan drone Israel di Gaza saat bertugas di lapangan.
- Al Jazeera dan otoritas Gaza menyebut insiden ini sebagai bagian dari penargetan sistematis terhadap jurnalis.
- Jumlah jurnalis tewas terus meningkat di tengah konflik yang telah menelan puluhan ribu korban jiwa.
TRIBUNNEWS.COM - Mohammed Wishah, jurnalis Al Jazeera, tewas dalam serangan drone Israel di Jalur Gaza.
Al Jazeera melaporkan Rabu (8/4/2026), Wishah yang merupakan koresponden Al Jazeera Mubasher meninggal setelah kendaraan yang ditumpanginya dihantam serangan di Jalan al-Rashid, wilayah barat Kota Gaza.
Serangan tersebut menyebabkan mobil yang dikendarainya terbakar dan menewaskannya di lokasi kejadian.
Insiden ini menambah daftar panjang jurnalis yang tewas sejak konflik di Gaza meningkat sejak Oktober 2023.
Kantor Media Pemerintah Gaza menyebut sedikitnya 262 jurnalis telah tewas akibat serangan Israel selama periode tersebut.
Dalam pernyataan resmi, Al Jazeera Media Network mengecam keras insiden tersebut dan menyebutnya sebagai pelanggaran serius terhadap hukum internasional.
“Ini merupakan pelanggaran baru dan mencolok terhadap semua hukum dan norma internasional, dan mencerminkan kebijakan sistematis yang berkelanjutan untuk menargetkan jurnalis,” demikian pernyataan Al Jazeera.
Jaringan tersebut menegaskan bahwa pembunuhan Wishah bukanlah kejadian acak.
“Pembunuhannya bukan tindakan acak, melainkan kejahatan yang disengaja dan ditargetkan untuk mengintimidasi jurnalis,” lanjut pernyataan itu.
Al Jazeera juga menyatakan akan menempuh langkah hukum untuk menuntut pertanggungjawaban atas insiden tersebut.
Baca juga: Sosok Abigail Limuria, Aktivis Sosial yang Viral usai Jadi Narasumber Al Jazeera English dan DW News
Sementara itu, Kantor Media Pemerintah Gaza menyebut kematian Wishah sebagai bagian dari “penargetan sistematis terhadap jurnalis Palestina”.
Pernyataan tersebut menyerukan kepada komunitas internasional dan organisasi media global untuk mengutuk serta menghentikan serangan terhadap pekerja media di Gaza.
Menurut laporan di lapangan, serangan terjadi di tengah situasi keamanan yang terus memburuk meski gencatan senjata sempat diberlakukan.
Kantor Media Pemerintah Gaza mencatat sekitar 2.000 pelanggaran telah terjadi sejak gencatan senjata dimulai.
Data otoritas kesehatan setempat menunjukkan lebih dari 72.000 orang tewas dan lebih dari 171.000 lainnya terluka sejak konflik berlangsung.
Sejak gencatan senjata, sedikitnya 733 warga Palestina dilaporkan tewas dan lebih dari 2.000 lainnya mengalami luka-luka akibat serangan lanjutan.
(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)