Kamis, 7 Mei 2026

Konflik Palestina Vs Israel

Pembunuhan Pascal Sleiman: Sejarah Ketegangan antara Hizbullah dan Pasukan Lebanon

Pembunuhan seorang pejabat LF baru-baru ini, serta berlanjutnya bentrokan antara Hizbullah dan Israel, telah membuat Lebanon berada dalam krisis.

Tayang:
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Febri Prasetyo
Al Monitor
Pascal Sleiman. Pembunuhan seorang pejabat LF baru-baru ini, serta berlanjutnya bentrokan antara Hizbullah dan Israel, telah membuat Lebanon berada dalam krisis. 

Misteri pembunuhan Sleiman hanyalah ketegangan terbaru antara Hizbullah dan LF.

Mulai dari perang hingga politik

Baik Hizbullah dan LF terbentuk sebagai milisi selama perang saudara di Lebanon tahun 1975-1990.

LF muncul sebagai bagian dari front sayap kanan Kristen yang melawan kekuatan sayap kiri Palestina, Muslim, dan sekuler.

LF kemudian bersekutu dengan Israel ketika Israel menyerbu dan menduduki sebagian wilayah Lebanon pada tahun 1982.

Hizbullah dibentuk pada awal tahun 1980an oleh ulama Syiah Lebanon dengan bantuan Iran.

Hizbullah dibentuk untuk memerangi pasukan Israel di Lebanon, dan akhirnya memaksa Israel keluar dari selatan pada tahun 2000.

Meskipun saat ini Hizbullah dan LF bertentangan secara politik, pada tahun 1980-an Lebanon terbagi menjadi beberapa wilayah oleh beberapa milisi yang bersaing.

Karenanya, keduanya jarang berselisih dan bertempur secara terpisah, meskipun ada perselisihan mengenai hilangnya empat diplomat Iran yang diyakini dibawa ke pos pemeriksaan yang dikelola LF pada tahun 1982.

Foto file ini diambil pada 31 Mei 2019 menunjukkan para pejuang dengan partai Hizbullah Syiah Lebanon, membawa bendera saat mereka berparade di pinggiran selatan ibu kota Beirut, untuk memperingati Hari Internasional al-Quds (Yerusalem). Australia pada 24 November 2021 mendaftarkan semua Hizbullah sebagai
Foto file ini diambil pada 31 Mei 2019 menunjukkan para pejuang dengan partai Hizbullah Syiah Lebanon, membawa bendera saat mereka berparade di pinggiran selatan ibu kota Beirut, untuk memperingati Hari Internasional al-Quds (Yerusalem). (Anwar AMRO / AFP)

Banyak hal berubah setelah perang.

Pemimpin LF Samir Geagea, yang menentang pendudukan Suriah di Lebanon, dipenjarakan.

Baca juga: Tarik Pasukan dari Gaza Selatan, Israel Ingin Gempur Hizbullah Lebanon?

Geagea adalah satu-satunya pemimpin LF yang diadili setelah perang.

Sementara itu, Hizbullah menampilkan dirinya sebagai salah satu sekutu utama Suriah.

Penarikan pasukan Suriah pada tahun 2005, setelah pembunuhan mantan Perdana Menteri Lebanon Rafic Hariri, membawa dinamika politik baru ke Lebanon, dan Geagea dibebaskan dari penjara.

Gerakan Patriotik Bebas (FPM), yang sebelumnya bekerja dengan LF dan kelompok lain melawan pendudukan Suriah, menandatangani nota kesepahaman dengan Hizbullah pada tahun 2006.

Hizbullah memiliki dukungan FPM, sekutu Kristen yang kuat.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved