Konflik Palestina Vs Israel
Jaga-jaga jika Iran Serang Israel, AS Langsung Kirim Bala Bantuan
Amerika Serikat mengirim bala bantuan ke Timur Tengah setelah memprediksi serangan balasan Iran ke Israel yang mungkin segera terjadi.
Sementara Israel sedang mempersiapkan militernya dalam menghadapi kemungkinan serangan Iran.
Israel telah berjanji untuk menanggapi setiap serangan dengan serangannya sendiri.
Sebelumnya, Israel melakukan serangan udara terhadap konsulat Iran di Damaskus, Suriah, yang membunuh tujuh anggota Garda Revolusi Iran (IRGC) termasuk jenderal top Iran, Mohammad Reza Zahedi, pada Senin (1/4/2024).
Israel berdalih bahwa serangan itu menargetkan fasilitas pemerintah yang digunakan sebagai tempat para militan yang melawan Israel.
Hubungan Israel dan Iran memburuk setelah revolusi Iran pada tahun 1979.
Israel menuduh Iran yang menerapkan kebijakan anti-Israel, telah mendanai front perlawanan seperti Hamas dan Hizbullah untuk melawan Israel, sebuah tuduhan yang dibantah Iran.
Ketegangan Iran dan Israel terjadi di tengah perang Israel dan gerakan Palestina, Hamas, di Jalur Gaza.
Saat ini, Israel masih melancarkan agresinya di Jalur Gaza setelah operasi Banjir Al-Aqsa yang diluncurkan Hamas pada 7 Oktober 2023.
Jumlah kematian warga Palestina meningkat menjadi 33.634 jiwa dan 76.214 lainnya terluka sejak Sabtu (7/10/2023) hingga Jumat (12/4/2024), dan 1.147 kematian di wilayah Israel, dikutip dari Xinhua News.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
Berita lain terkait Konflik Palestina vs Israel
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/presiden-as-joe-biden-kiri-dan-perdana-menteri-israel-benjamin-netanyahu-kanan.jpg)