Sabtu, 30 Mei 2026

Populer Internasional: Ukraina Minta Dikirimkan Rudal Patriot - Hamas Rilis Video 2 Sandera Israel

Rangkuman berita populer internasional, di antaranya Ukraina kembali meminta peluncur rudal tercanggih kepada AS.

Tayang:
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
Kolase Tribunnews
Rangkuman berita populer internasional, di antaranya Ukraina kembali meminta peluncur rudal tercanggih kepada AS. 

Kelompok Houthi mengatakan mereka menembak jatuh Predator dengan rudal darat ke udara, bagian dari serangkaian serangan baru minggu ini yang dilakukan.

Para pejabat di Pentagon, Komando Pusat AS dan Angkatan Udara AS tidak segera membalas permintaan komentar pada hari Sabtu atas rekaman Houthi.

Namun, CBS News pada hari Jumat waktu Amerika, mengutip seorang pejabat militer AS yang tidak disebutkan namanya yang mengakui bahwa sebuah pesawat tak berawak telah jatuh di Yaman.

Kelompok Houthi menggambarkan penembakan itu terjadi pada hari Kamis di markas mereka di provinsi Saada di negara itu.

Rekaman yang dirilis oleh kelompok Houthi termasuk apa yang mereka gambarkan sebagai peluncuran rudal yang menargetkan pesawat tak berawak, dengan seorang pria di luar kamera mengucapkan slogan Houthi setelah pesawat tersebut diserang.

BACA SELENGKAPNYA >>>

3. Kondisi Raja Charles Disebut Tidak Baik, Istana Tinjau Protokol Pemakamannya

Koresponden Kerajaan Inggris, Tom Sykes dari The Daily Beast menyebutkan bahwa kondisi Raja Charles III (75 tahun), tidak baik-baik saja.

Seorang sumber kerajaan mengatakan kepadanya bahwa benar Raja Charles menunjukkan tekad yang kuat untuk mengatasi kankernya.

Orang-orang di sekitarnya juga sangat mendukungnya.

Namun, sumber itu menyebut situasinya lebih serius daripada yang mereka duga.

Baca juga: Pangeran William Jadi Sorotan usai Kate Middleton dan Raja Charles III Sakit

Meski begitu, semua orang tetap optimis.

Dilansir marca.com, juru tulis kerajaan Tina Brown juga mengisyaratkan masalah kesehatan sang raja.

Ia baru-baru ini menulis bahwa diagnosis kanker Charles menempatkan Pangeran William dan Kate Middleton "dalam jarak yang sangat dekat untuk naik takhta."

Padahal, William dan Kate berharap dalam jangka waktu beberapa tahun untuk dapat membesarkan anak-anak mereka jauh dari perhatian publik.

“Saya diberitahu bahwa kemungkinan hal ini menyebabkan mereka (William dan Kate) sangat cemas,” Sykes menegaskan.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved