Konflik Rusia Vs Ukraina
Senjata yang Dijanjikan AS Belum Juga Sampai, Pasukan Ukraina Hadapi Pertempuran Tak Seimbang
Klaim Amerika Serikat bahwa senjata-senjata bantuan mereka sebagian telah didistribusikan ke wilayah peperangan Ukraina
Pejabat itu menambahkan bahwa hingga hari ini, lebih dari 200 kilometer persegi wilayah tersebut telah dibebaskan dari angkatan bersenjata Ukraina.
“Kota utama, di mana kita sekarang berada di ambang pembebasan, adalah Volchansk. Pertempuran sedang berlangsung, dan kita dapat mengatakan bahwa setiap jalan yang direbut kembali dari musuh adalah hasil dari pertempuran yang sengit dan sulit,” pejabat itu menyimpulkan.
Kiev Gagal Persiapkan Pertahanan
Sementara Inggris mengatakan bahwa Ukraina gagal mempersiapkan pertahanan di Kharkov hingga pasukan Vladimir Putin terus merangsek ke dalam wilayah musuh.
Media Inggris The Guardian menyebutkan bahwa intel Inggris telah memberikan peringatan dini soal seragan di Kharkov, sayangnya Ukraina tak begitu siap sehingga babak belur dibombardir Rusia.
Mengingat para pejabat Ukraina juga melaporkan adanya konsentrasi pasukan Rusia di wilayah tersebut menjelang serangan, “dapat diperkirakan bahwa serangan tersebut akan dapat dihalau dengan cepat,” kata The Guardian.
Namun, garis pertahanan Ukraina “hampir tidak ada” di Wilayah Kharkov, kata surat kabar itu. Akibatnya, Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan perebutan beberapa pemukiman perbatasan di Wilayah Kharkov dalam beberapa hari terakhir.
Sementara Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bilang bahwa Kiev tidak siap menghadapi serangan besar-besaran Rusia karena tertundanya pengiriman senjata Barat.
Zelensky menggambarkan situasinya “sangat serius,” namun berjanji bahwa Kiev akan mengerahkan bala bantuan ke wilayah tersebut dari sektor garis depan lainnya. (Le Monde/Ukrainska Pravda/Strana/The Guardian/Russia Today/Tass)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kendaraan-perang-rusia-terbakar-kena-tembak-prajurit-ukraina.jpg)