Konflik Palestina Vs Israel
Gallant Ingin Dirinya dan Netanyahu Diselidiki atas Kegagalan Israel Cegah Serangan Hamas 7 Oktober
Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant, ingin dirinya dan Netanyahu diselidiki atas kegagalan militernya menghadapi serangan Hamas pada 7 Oktober.
Hamas memastikan, menghindari menyakiti warga sipil "adalah komitmen agama dan moral kami."
"Jika ada kasus yang menargetkan warga sipil, itu tidak sengaja dan terjadi selama konfrontasi dengan pasukan Israel," ujar Hamas dalam laporannya, dilansir Al Jazeera.
Hamas menambahkan, ada "beberapa kesalahan yang terjadi" selama serangan.
Termasuk "runtuhnya sistem keamanan dan militer Israel secara cepat."
Hamas memastikan warga sipil Israel tewas akibat serangan oleh pasukan Zionis, bukan karena mereka.
Baca juga: 12 Pengakuan Tentara Israel soal Genosida di Gaza: Kami Dibebaskan Menembak Siapa Saja
"Banyak warga Israel dibunuh oleh tentara dan polisi Israel karena kebingungan mereka," tekan Hamas.
Diketahui, hingga Kamis, setidaknya ada 38.345 warga sipil Palestina, mayoritas anak-anak dan perempuan, yang tewas akibat serangan Israel.
Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan 88.295 lainnya mengalami luka-luka.
(Tribunnews.com/Pravitri Retno W)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/perdana-menteri-israel-benjamin-netanyahu-menteri-pertahanan-yoav-gallant-3r.jpg)