Minggu, 31 Mei 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Lagi Lidah Api Drone Naga Ukraina Bakar Jajahan Pasukan Rusia: Bau Infanteri Terpanggang

Sebuah video terbaru merilis detik-detik drone naga tentara Ukraina membakar wilayah ladang yang diduga menjadi tempat persembunyian tentara Rusia.

Tayang: | Diperbarui:
YouTube Оксана Барсукова
Jasad diduga tentara Rusia terpanggang serangan drone naga Ukraina. Sebuah video terbaru merilis detik-detik drone naga tentara Ukraina membakar wilayah ladang yang diduga menjadi tempat persembunyian tentara Rusia. 

Angkatan Laut Ukraina mengatakan pembom Tupolev Tu-22 Rusia telah menembakkan sejumlah rudal jelajah ke kapal itu pada pukul 11.02 malam waktu setempat pada Rabu (11/9/2024).

Dubes AS untuk Ukraina Kutuk Serangan Rusia di Laut Hitam

Duta Besar AS untuk Ukraina mengutuk keras serangan itu dan mengatakan Rusia bertanggung jawab.

Seorang juru bicara Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan insiden itu merupakan pengingat nyata akan ancaman yang masih dihadapi di Laut Hitam oleh kapal-kapal sipil.

Belum ada komentar langsung dari Rusia setelah serangan tersebut.

Inggris akan Restui Ukraina Pakai Senjatanya di Wilayah Rusia

Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, akan menuju Washington untuk diskusi strategis dengan Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden, tentang Ukraina dan Timur Tengah pada Jumat hari ini.

Diskusi tersebut diharapkan mencakup keputusan untuk mengizinkan Ukraina meluncurkan serangan jarak jauh di dalam wilayah Rusia dengan rudal Storm Shadow yang sebagian dibuat Inggris.

Keir Starmer mengatakan hal itu bukan untuk memaksakan perjanjian damai di Ukraina.

"Pada akhirnya, itu adalah diskusi yang harus dipimpin oleh Presiden Zelensky," kata Keir Starmer.

"Sangat penting bagi dua sekutu utama untuk membahas pertanyaan kebijakan luar negeri di antara mereka sendiri dan memiliki ruang untuk melakukan itu," tambahnya, seperti diberitakan The Guardian.

Ukraina telah melobi untuk menggunakan rudal Storm Shadow dan Atacms buatan AS selama berbulan-bulan.

Sebelumnya, Presiden Rusia, Vladimir Putin, memperingatkan penggunaan rudal jarak jauh Inggris ke wilayah Rusia akan membuat NATO berperang dengan negaranya.

Rusia Rebut Kembali 10 Permukiman di Kursk

Rusia mengatakan pasukannya telah merebut kembali 10 permukiman setelah melancarkan serangan balasan di wilayah Kursk untuk mengusir pasukan Ukraina yang menyerbu perbatasan lima minggu lalu.

Dengan pertempuran sengit yang terus berlanjut, Kementerian Pertahanan Rusia mencantumkan nama 10 permukiman yang dikatakan telah direbut kembali, yang merupakan pukulan telak bagi Ukraina.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengakui serangan balasan Rusia telah dimulai.

AS Ejek Rusia: Serangan Balik di Kursk Sia-sia

Departemen Pertahanan AS (Pentagon) menilai tindakan serangan balasan pasukan Rusia di wilayah Kursk dan menyebutnya tidak signifikan.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved