Konflik Rusia Vs Ukraina
Rusia Bombardir Kyiv dengan Ancaman Oreshnik, Zelensky Desak Dunia Segera Tekan Putin
Perang Rusia-Ukraina hari ke-1.551: Rusia Bombardir Kyiv dengan Ancaman Oreshnik, Zelensky Desak Dunia Segera Tekan Putin
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM - Perang Rusia-Ukraina memasuki hari ke-1.551 pada Minggu (24/5/2026) dengan eskalasi konflik yang kembali meningkat di sejumlah wilayah pertempuran.
Situasi terbaru memanas setelah Rusia melancarkan serangan rudal dan drone besar-besaran ke ibu kota Ukraina, Kyiv, pada Minggu dini hari.
Rentetan ledakan keras mengguncang berbagai titik di kota tersebut dan memicu alarm serangan udara di banyak wilayah.
Perang terbuka antara Rusia dan Ukraina sendiri pecah pada Februari 2022 ketika Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan invasi militer skala penuh ke Ukraina.
Namun konflik kedua negara sebenarnya sudah berlangsung sejak 2014, saat Rusia mencaplok Semenanjung Krimea dan perang bersenjata meletus di kawasan Donbas yang melibatkan kelompok separatis pro-Moskwa.
Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda perang akan segera berakhir karena Rusia dan Ukraina masih bersitegang soal wilayah pendudukan, jaminan keamanan regional, serta dukungan Barat terhadap Kyiv.
Berikut rangkuman perkembangan terbaru perang Rusia-Ukraina pada hari ke-1.551, Minggu (24/5/2026):
Baca juga: Dituduh Bohong, Rusia Ajak Wartawan Barat Lihat Lokasi Serangan Ukraina di Luhansk
Oreshnik Mengamuk, Kyiv Dibombardir Rusia
Rusia kembali mengguncang ibu kota Ukraina dengan serangan rudal dan drone terbesar dalam beberapa pekan terakhir.
Dikutip dari The Guardian, Kyiv dihantam gelombang ledakan hebat pada Minggu (24/5/2026) dini hari setelah angkatan udara Ukraina memperingatkan potensi peluncuran rudal hipersonik Oreshnik milik Moskwa.
Sirene perang meraung di berbagai wilayah kota sebelum ledakan besar terdengar hampir bersamaan di pusat Kyiv.
Wali Kota Kyiv, Vitali Klitschko, mengatakan sedikitnya satu orang tewas dan lebih dari 20 lainnya terluka akibat serangan tersebut.
“Puing-puing terbakar jatuh di halaman sebuah sekolah di pusat kota,” ujar Klitschko melalui Telegram.
Bangunan apartemen, rumah warga, hingga fasilitas umum rusak di distrik Shevchenkivsky, Dniprovsky, dan Podilsky.
Kepala administrasi militer Kyiv, Tymur Tkachenko, menyebut Moskwa meluncurkan “serangan rudal balistik besar-besaran” yang membuat ibu kota Ukraina kembali lumpuh.