Rabu, 8 April 2026

Konflik Palestina Vs Israel

Timur Tengah Membara, Mesir dan Yordania Janji Bantu Lebanon Hadapi Serangan Israel

Mesir dan Yordania mengumumkan dukungan dan solidaritas penuh untuk Lebanon dalam menghadapi serangan Israel yang meluas.

|
Arab News
Menlu Mesir Badr Abdelatty dan Menlu Yordania Ayman Safadi menyatakan dukungan dan solidaritas penuh untuk Lebanon dalam menghadapi serangan Israel yang meluas. 

TRIBUNNEWS.COM –  Mesir dan Yordania mengumumkan dukungan dan solidaritas penuh untuk Lebanon dalam menghadapi serangan Israel yang meluas.

Pernyataan tersebut di diungkap Menlu Mesir Badr Abdelatty dan Menlu Yordania Ayman Safadi saat menghadiri konferensi pers bersama di Kairo untuk membahas diakhirinya "agresi Israel di tiga front".

"Kami mengutuk agresi Israel di Lebanon, kami mengutuk penembakan Israel terhadap ibu kota Lebanon, kami mengutuk pembunuhan Israel terhadap warga Lebanon," kata Safadi, sebagaimana dikutip dari Arab News.

Mesir dan Yordania menyatakan dukungannya di tengah memanasnya konflik Timur Tengah pasca-Israel secara membabi buta menargetkan pengeboman ke pemukiman sipil Lebanon.

Israel berdalih serangan tersebut ditujukan untuk memutus mata rantai militan Hizbullah yang bersarang di Lebanon.

Namun imbas serangan itu, lebih dari 400.000 orang telah meninggalkan negara Lebanon menuju ke Suriah dalam dua pekan terakhir.

Bahkan akibat serangan brutal Israel, sejumlah wilayah perbatasan Lebanon kini mengalami gelombang pengungsian besar-besaran.

Adapun eksodus massal yang belum pernah terjadi sebelumnya ini menandai salah satu pergerakan populasi paling besar di wilayah tersebut sejak Perang Saudara Suriah.

Lebih dari itu, serangan Israel ke Lebanon turut memicu lonjakan korban jiwa, sejauh ini tercatat jumlah korban tewas sipil mencapai 2.000 orang, termasuk 127 diantaranya anak-anak.

Membuat badan-badan kemanusiaan termasuk Badan Pengungsi PBB (UNHCR) khawatir , hingga menyerukan peringatan tentang bencana kemanusiaan yang mengancam di kedua sisi perbatasan.

"Kami menyaksikan perpindahan besar-besaran orang, dan situasinya menjadi semakin buruk," ujar juru bicara UNHCR di Beirut.

Baca juga: Haifa Digempur Serangan Terbesar dari Lebanon Sejak Dimulainya Perang, Begini Kata Naim Qassem

“Keluarga-keluarga ini tidak hanya melarikan diri dari kekerasan tetapi juga kemiskinan ekstrem, dan kami mendesak masyarakat internasional untuk turun tangan dan memberikan bantuan mendesak," imbuhnya.

Israel Ingin Jadikan Lebanon Jadi Gaza 2

Untuk menggertak mundur Hizbullah, baru-baru ini  Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengancam Lebanon untuk bersiap menghadapi kehancuran "seperti Gaza".

Pernyataan tersebut disampaikan Netanyahu dalam sebuah pesan video yang ditujukan kepada warga Lebanon.

"Anda memiliki kesempatan untuk menyelamatkan Lebanon sebelum jatuh ke jurang perang panjang yang akan menyebabkan kehancuran dan penderitaan seperti yang kita lihat di Gaza," kata Netanyahu dalam pidatonya, seperti dikutip Al Jazeera.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved