Konflik Palestina Vs Israel
Militer Israel Keluarkan Perintah Evakuasi di Kawasan Beirut
Militer Israel telah memerintahkan semua penduduk di dua pinggiran selatan ibu kota Lebanon, Beirut, untuk mengungsi.
Penulis:
Andari Wulan Nugrahani
Editor:
Tiara Shelavie
via Al Mayadeen
Bangunan runtuh akibat serangan udara Israel di Beirut, Lebanon, Jumat 20 September 2024. Militer Israel telah memerintahkan semua penduduk di dua pinggiran selatan ibu kota Lebanon, Beirut, untuk mengungsi.
Berikut ini ringkasan perkembangan terkini perang Israel-Hamas di Gaza, yang dikutip dari Al Jazeer:
- Sumber medis mengatakan kepada Al Jazeera, serangan udara Israel telah menewaskan sedikitnya 95 orang di Gaza selama 24 jam terakhir.
Ini termasuk serangan terhadap dua rumah di dekat kamp pengungsi Nuseirat yang menewaskan 16 warga Palestina.
- Serangan Israel telah menewaskan 45 orang di Lebanon selama 24 jam terakhir, menurut otoritas setempat, termasuk sedikitnya enam pekerja kesehatan dalam serangan terpisah di Lebanon selatan.
- Roket Hizbullah telah menewaskan tujuh orang di Israel utara – empat pekerja asing dan tiga warga Israel – menandai hari paling mematikan dalam beberapa bulan bagi warga sipil di dalam negeri.
- Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan para negosiator telah membuat "kemajuan baik" menuju kesepakatan yang akan membawa gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah.
- Setidaknya 10 orang, sebagian besar warga sipil, tewas dalam serangan udara di wilayah Qusayr, Suriah, yang berbatasan dengan Lebanon, tempat Israel mengatakan serangan itu mengenai depot senjata Hizbullah.
- Uni Eropa mengecam larangan Israel terhadap badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA), dengan mengatakan selama tidak ada solusi berkelanjutan untuk konflik ini mandat UNRWA akan tetap penting".
(Tribunnews.com, Andari Wulan Nugrahani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Bangunan-runtuh-akibat-serangan-udara-Israel-di-Beirut-Lebanon.jpg)