Jumat, 15 Mei 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1023: Kyiv Akui Rusia Caplok Pokrovsk

Pasukan Rusia dilaporkan menghancurkan atau merebut beberapa posisi militer Ukraina di dekat kota strategis Pokrovsk, yang terletak di timur Ukraina.

Tayang:
Wall Street Journal
Peta Kota Pokrovsk di Ukraina. Pasukan Rusia dilaporkan telah menghancurkan atau merebut beberapa posisi militer Ukraina di dekat kota strategis Pokrovsk, yang terletak di timur Ukraina. 

TRIBUNNEWS.COM - Inilah sejumlah peristiwa yang terjadi dalam perang Rusia-Ukraina, yang telah memasuki hari ke-1023 pada Kamis (12/12/2024).

Pasukan Rusia dilaporkan telah menghancurkan atau merebut beberapa posisi militer Ukraina di dekat kota strategis Pokrovsk, yang terletak di timur Ukraina.

Hal ini diungkapkan oleh pihak militer Kyiv pada hari Rabu (11/12/2024).

Menurut informasi dari DeepState Ukraina, yang memetakan garis depan menggunakan sumber terbuka, pasukan Moskow kini berada hanya sekitar 3 kilometer (1,9 mil) dari pinggiran selatan Pokrovsk.

Militer Ukraina kini fokus pada upaya pemulihan posisi yang hilang, meskipun situasi di lapangan terus berkembang dengan cepat.

Dengan meningkatnya ketegangan di kawasan tersebut, perhatian dunia tertuju pada langkah-langkah selanjutnya yang akan diambil oleh kedua belah pihak dalam konflik ini.

Simak peristiwa lainnya berikut ini.

Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1023:

Panglima Tertinggi Ukraina Kunjungi Satuan Marinir di Pokrovsk

Dikutip dari The Guardian, Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Ukraina, Oleksandr Syrskyi, baru-baru ini melakukan kunjungan ke satuan marinir di sektor Pokrovsk.

Kunjungan ini dilakukan di tengah kondisi yang semakin menegangkan dalam menghadapi musuh yang lebih unggul, khususnya dalam hal jumlah personel.

Baca juga: Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1022: Lagi-lagi Zelensky Minta Rudal Patriot ke Sekutu

Dalam kunjungan tersebut, Syrskyi mencatat tantangan besar yang dihadapi oleh prajurit Ukraina.

"Kondisi yang dihadapi prajurit dalam menghadapi musuh yang unggul terutama dalam hal jumlah personel," ujarnya.

Hal ini menunjukkan bahwa prajurit Ukraina harus berjuang melawan kekuatan yang jauh lebih besar.

Syrskyi menekankan, untuk meningkatkan ketahanan pertahanan, keputusan yang tidak konvensional harus diambil.

Rusia Klaim Rebut Desa di Kursk

Rusia mengeklaim, pasukannya telah berhasil merebut kembali dua desa di wilayah Kursk bagian barat.

Desa-desa tersebut, sebelumnya diduduki oleh Ukraina sejak serangan mendadak lintas perbatasan yang terjadi pada bulan Agustus lalu.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved