Senin, 1 September 2025

Tragedi di Pasar Natal Magdeburg Jerman

Tersangka Penyerangan Pasar Natal di Jerman Ditahan atas Tuduhan Pembunuhan

Taleb al-Abdulmohsen ditahan polisi Jerman atas tuduhan pembunuhan setelah diduga menabrak kerumunan di pasar Natal Magdeburg pada Jumat (20/12/2024).

Tangkap layar X
Taleb al-Abdulmohsen, seorang psikiater asal Arab Saudi berusia 50 tahun, telah ditahan oleh polisi Jerman. Ia ditangkap atas tuduhan pembunuhan setelah diduga mengemudikan mobil menabrak kerumunan di pasar Natal di kota Magdeburg pada Jumat (20/12/2024). 

TRIBUNNEWS.COM - Taleb al-Abdulmohsen, seorang psikiater asal Arab Saudi berusia 50 tahun, telah ditahan oleh polisi Jerman.

Ia ditangkap atas tuduhan pembunuhan setelah diduga mengemudikan mobil dan menabrak kerumunan di Oasar Natal, Kota Magdeburg pada Jumat (20/12/2024).

Taleb al-Abdulmohsen kini menghadapi tuduhan pembunuhan terhadap lima orang yang tewas, termasuk seorang anak laki-laki berusia sembilan tahun.

Taleb juga dikenakan beberapa tuduhan percobaan pembunuhan dan penganiayaan berat terhadap lebih dari 200 orang yang terluka.

Selain itu, tersangka juga dikenakan tuduhan percobaan pembunuhan terhadap lebih dari 200 orang yang terluka, dengan sekitar 40 di antaranya dalam kondisi serius atau kritis.

Polisi telah mengeluarkan surat perintah penahanan pra-persidangan atas tuduhan pembunuhan dan percobaan pembunuhan.

Kronologi Tragedi di Pasar Natal Magdeburg Jerman

Serangan itu terjadi pada Jumat (20/12/2024) malam di Pasar Natal yang ramai di pusat kota Magdeburg, dikutip dari CNN dan BBC.

Taleb diduga mengemudikan mobilnya dengan sengaja menabrakkan kendaraan tersebut ke kerumunan pengunjung pasar yang sedang merayakan liburan.

Kejadian ini berlangsung selama sekitar tiga menit, di mana lebih dari 200 orang tertabrak.

Tersangka ditangkap di tempat kejadian tanpa perlawanan setelah aksi kekerasan tersebut.

Baca juga: Seputar Tersangka Penyerangan Pasar Natal di Jerman: Abdulmohsen Kerap Bikin Unggahan Anti-Islam

Polisi mengungkapkan bahwa Taleb menggunakan rute pintu darurat untuk memasuki area pasar dan menabrakkan mobilnya ke kerumunan.

Motif Tersangka

Motif serangan masih dalam penyelidikan.

Akan tetapi, jaksa dan pihak berwenang mengindikasikan bahwa tersangka frustrasi terhadap pengelolaan pengungsi Saudi di Jerman menjadi salah satu faktor.

Taleb diketahui memiliki sejarah retorika anti-Islam yang keras dan sering mengkritik kebijakan Jerman terhadap pengungsi dari Arab Saudi.

Ia juga dikenal sebagai individu yang melontarkan ancaman-ancaman pembunuhan melalui media sosial terhadap warga negara Jerman.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan