Minggu, 26 April 2026

Konflik Palestina Vs Israel

Lengkap Isi Kecaman Iran ke AS di Debat Terbuka Dewan Keamanan PBB

Duta Besar Iran untuk PBB di debat terbuka DK PBB mengecam keras rencana Amerika Serikat (AS) untuk menggusur dan mencabut paksa warga Gaza

Tangkap Layar YouTube New York Post
GAZA HANCUR - Tangkap Layar YouTube New York Post yang diambil pada Kamis (30/1/2025) menunjukkan rekaman drone Kota Gaza pada Senin (9/10/2023), tampak dari udara seluruh masjid diratakan tersisa puing-puing. Duta Besar Iran untuk PBB di debat terbuka DK PBB mengecam keras rencana Amerika Serikat (AS) untuk menggusur dan mencabut paksa warga Gaza 

Rincian kesepakatan tersebut belum dipublikasikan secara lengkap.

Hamas juga mengatakan menginginkan ratusan mesin konstruksi berat, sementara menuduh bahwa sejauh ini hanya segelintir yang telah tiba.

Awal pekan ini Netanyahu dilaporkan menolak menyetujui masuknya rumah mobil dan peralatan berat ke Jalur Gaza.

 Seorang pejabat politik mengatakan kepada penyiar publik Kan bahwa selama konsultasi keamanan yang dipimpin oleh perdana menteri, "diputuskan bahwa masalah karavan akan dibahas dalam beberapa hari mendatang. Israel sepenuhnya berkoordinasi dengan Amerika Serikat."

Perjanjian gencatan senjata tiga tahap, yang dicapai bulan lalu, menghentikan sekitar 15 bulan pertempuran yang dipicu oleh invasi Hamas ke Israel pada 7 Oktober 2023, ketika teroris menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera 251 orang.

Kesepakatan tersebut mengharuskan kelompok teror tersebut membebaskan semua sanderanya dan Israel membebaskan ribuan tahanan keamanan Palestina — termasuk ratusan yang menjalani hukuman seumur hidup — dan menghentikan pertempuran di Jalur Gaza, diikuti oleh negosiasi untuk “ketenangan berkelanjutan” dan penarikan pasukan IDF dari daerah kantong tersebut.

Dari 33 sandera yang akan dibebaskan berdasarkan kesepakatan tahap pertama, 19 telah dibebaskan dan Israel mengatakan delapan telah meninggal. Itu berarti hanya enam sandera yang masih hidup yang dijadwalkan untuk dibebaskan pada tahap saat ini.

Menteri Luar Negeri Gideon Sa'ar mengatakan Selasa, Israel dalam beberapa hari mendatang akan memulai negosiasi mengenai tahap kedua kesepakatan itu, termasuk pertukaran sandera Israel yang tersisa dengan tahanan keamanan Palestina, sambil menambahkan bahwa Israel menuntut demiliterisasi penuh di wilayah kantong itu.

"Kami mengadakan rapat kabinet keamanan tadi malam. Kami memutuskan untuk membuka negosiasi tahap kedua. Itu akan terjadi minggu ini," katanya tentang pembicaraan, yang awalnya seharusnya dimulai pada 3 Februari.

“Kami tidak akan menerima keberadaan Hamas atau organisasi teroris lainnya di Gaza,” kata Saar.

Namun ia mencatat bahwa jika negosiasi bersifat konstruktif, Israel akan tetap terlibat dan mungkin memperpanjang fase pertama gencatan senjata, yang dimaksudkan berlangsung selama enam minggu.

Israel telah memberikan sinyal beragam dalam beberapa minggu terakhir atas keterlibatannya dalam perundingan mengenai tahap berikutnya dari gencatan senjata tiga tahap, yang mulai berlaku pada tanggal 19 Januari dengan tujuan yang dinyatakan untuk mengakhiri perang Gaza secara permanen.

Kesepakatan gencatan senjata tetap berjalan sesuai rencana meskipun menghadapi serangkaian kemunduran dan tuduhan pelanggaran yang mengancam akan menggagalkannya.

Namun, negosiasi tahap kedua diperkirakan akan alot karena mencakup sejumlah isu seperti administrasi Gaza pascaperang, di mana masih terdapat kesenjangan besar antara kedua belah pihak.

(Tribunnews.com/ Chrysnha)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved