Laporan NCRI Mengulas Pengaruh PKT Lewat Media Sosial
TikTok muncul sebagai alat pengaruh yang kuat di tengah era media sosial yang konten-kontennya dapat membentuk opini publik.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - TikTok muncul sebagai alat pengaruh yang kuat di tengah era media sosial yang konten-kontennya dapat membentuk opini publik.
Banyak pihak, tak terkecuali Partai Komunis Tiongkok (PKT), disebut-sebut turut menggunakan TikTok untuk menyebarkan pengaruhnya.
Mengutip laporan teranyar Network Contagion Research Institute (NCRI), mengungkap bukti algoritma TikTok secara sistematis memperkuat narasi pro-PKT.
"Sehingga secara efektif membentuk persepsi basis pengguna TikTok yang sebagian besar berusia muda," demikian dikutip dari Afghandiaspora, Senin (3/3/2025).
Laporan NCRI membeberkan bukti tidak langsung, bahwa algoritma pencarian TikTok mengarah pada konten yang selaras dengan kepentingan strategis Partai Komunis Tiongkok.
Studi tersebut menemukan bahwa TikTok secara konsisten memperkuat konten yang pro-Tiongkok.
Studi itu membeberkan bahwa konten itu tidak relevan untuk meredam diskursus terkait.
Yakni, menengai mengenai sejumlah topik sensitif.
Misalnya, ketika menelusuri istilah seperti “Uyghur”, “Xinjiang”, “Tibet”, atau “Tiananmen”, penelitian ini mengungkapkan perbedaan yang mencolok dalam visibilitas konten di seluruh platform media sosial.
TikTok memiliki proporsi konten anti-PKT terendah dan prevalensi gangguan tidak relevan serta narasi pro-Tiongkok tertinggi.
Sebaliknya, platform seperti YouTube dan Instagram menampilkan konten yang jauh lebih penting.
Hal ini menunjukkan adanya upaya yang diduga untuk memanipulasi hasil pencarian dan mengatur lingkungan informasi yang pro-PKT.
Konten anti-PKT, meskipun disembunyikan secara algoritmik, sering kali menerima lebih banyak interaksi dari pengguna dibandingkan konten pro-PKT.
Perbedaan ini menimbulkan kekhawatiran mengenai peran platform tersebut, karena secara aktif mendikte apa yang dilihat penggunanya, ketimbang membiarkan hal itu berjalan alamiah.
Data Pengguna TikTok
Kemampuan TikTok untuk membentuk persepsi melampaui bias algoritmik; dinilai juga memengaruhi sikap dan keyakinan pengguna mudanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/sosial-media.jpg)