Konflik Rusia Vs Ukraina
Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1104: Zelensky Bertemu Raja Charles III
Perang Rusia-Ukraina telah memasuki hari ke-1104 pada Senin (3/3/2025), Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan Raja Charles III dari Inggris bertemu.
TRIBUNNEWS.COM - Perang Rusia-Ukraina telah memasuki hari ke-1104 pada Senin (3/3/2025).
Ketegangan masih terus meningkat di sepanjang perbatasan dan dampak yang jauh meluas ke seluruh dunia.
Di tengah situasi yang terus memanas, pertemuan penting terjadi antara dua tokoh besar dunia, yaitu Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan Raja Charles III dari Inggris.
Kunjungan ini, membawa makna simbolis yang mendalam, baik bagi Ukraina yang terus berjuang menghadapi agresi Rusia, maupun bagi hubungan diplomatik antara Ukraina dan Inggris.
Selengkapnya simak peristiwa lainnya berikut ini.
Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1104:
-
Zelensky-Raja Charles III Bertemu
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bertemu Raja Charles III di Sandringham, Inggris.
Dikutip dari The Guardian, pertemuan ini terjadi setelah Zelensky menghadiri pertemuan puncak Starmer dengan pemimpin Eropa.
Ini bukan pertama kalinya mereka bertemu, sebelumnya pada 2023, mereka bertemu di Istana Buckingham.
Inggris telah menjadi pendukung utama Ukraina dalam menghadapi invasi Rusia, memberikan bantuan militer, ekonomi, dan kemanusiaan.
Baca juga: Sosok 4 Capres Ukraina yang Disodorkan AS Usai Zelensky Bertengkar dengan Donald Trump
Pada peringatan kedua invasi Rusia, Raja Charles menyatakan dukungan penuh kepada Ukraina, menyebut agresi Rusia sebagai "agresi yang tak terlukiskan" dan memuji keberanian rakyat Ukraina.
Kunjungan ini mempererat hubungan antara kedua negara dan mempertegas komitmen Inggris untuk terus mendukung Ukraina dalam perjuangannya melawan Rusia.
Diharapkan pertemuan ini memberikan dampak positif bagi Ukraina dalam memperkuat aliansi internasional.
-
Inggris Sediakan 5.000 Rudal Pertahanan untuk Ukraina
Inggris akan menyediakan 5.000 rudal pertahanan udara untuk Ukraina, seperti yang diumumkan oleh Starmer.
Inggris akan mengalokasikan £1,6 miliar (sekitar US$2 miliar) untuk pembelian rudal multiperan ringan, yang dikenal dengan nama Martlet.
Rudal ini diproduksi oleh perusahaan pembuat senjata Thales.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Presiden-Ukraina-Volodymyr-Zelensky-4r3t3232.jpg)