Rabu, 13 Mei 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Putra Mahkota Arab Saudi Telepon Putin, Dorong Solusi Damai Perang Rusia-Ukraina

Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman melakukan panggilan telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Kamis (13/3/2025).

Tayang:
Tangkapan layar YouTube The Guardian
MBS DAN PUTIN - Tangkapan layar YouTube The Guardian pada Jumat (14/3/2025) yang menunjukkan Presiden Rusia, Vladimir Putin, dan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman saling bercanda di pertemuan puncak G20 di Buenos Aires pada tahun 2018. MBS melakukan panggilan telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Kamis (13/3/2025). 

TRIBUNNEWS.COM - Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman melakukan panggilan telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Kamis (13/3/2025).

Dalam panggilan telepon tersebut, keduanya tampak membicarakan berbagai hal.

Mulai dari kerja sama kedua negara hingga solusi perdamaian konflik Rusia-Ukraina.

MBS menekankan akan selalu mendukung apa pun itu dengan tujuan mengakhiri perang di Ukraina.

"Komitmen Arab Saudi untuk memfasilitasi dialog dan mendukung semua inisiatif yang bertujuan mencapai resolusi politik," terang kementerian luar negeri yang mengutip pernyataan MBS, dikutip dari NDTV.

Pembicaraan ini menyusul pertemuan pejabat Ukraina dan AS pada hari Selasa (11/3/2025) di Jeddah.

Kedua negara tersebut membahas usulan gencatan senjata Ukraina-Rusia.

Dari pembicaraan tersebut, Ukraina menyetujui usulan gencatan senjata sementara selama 30 hari.

Hal tersebut diungkapkan oleh kedua pihak melalui pernyataan bersama.

Menteri Luar Negeri Marco Rubio mengatakan kepada wartawan bahwa kesepakatan itu dicapai setelah negosiasi berjam-jam antara pejabat Amerika dan Ukraina di Jeddah, Arab Saudi.

"Hari ini, kami mengajukan tawaran yang diterima Ukraina, yaitu untuk melakukan gencatan senjata dan negosiasi segera guna mengakhiri konflik ini dengan cara yang bertahan lama dan berkelanjutan serta memperhitungkan kepentingan, keamanan, dan kemampuan mereka untuk maju sebagai sebuah negara," kata pejabat tinggi urusan luar negeri Donald Trump, dikutip dari Yahoo News.

Rubio berharap Rusia juga sepakat terkait gencatan senjata ini.

Baca juga: Trump Sebut Pernyataan Putin soal Gencatan Senjata di Ukraina Menjanjikan tapi Belum Lengkap

"Dan mudah-mudahan kami akan menyampaikan tawaran ini kepada Rusia, dan kami berharap mereka akan mengatakan ya, bahwa mereka akan mengatakan ya untuk perdamaian," tambah Rubio. 

Tak hanya Rubio, Zelensky juga mengonfirmasi kesepakatan tersebut melalui X.

Menurut Zelensky, saat ini adalah tugas AS untuk meyakinkan Rusia.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved