Konflik Palestina Vs Israel
Macron: Prancis Akan Akui Negara Palestina pada Juni 2025, tapi Negara Arab Harus Akui Israel
Presiden Prancis Macron sebut Prancis akan mengakui negara Palestina pada Juni 2025, tapi negara-negara Arab harus mengakui Israel.
"Pengakuan sepihak' atas negara Palestina imajiner oleh negara mana pun dalam realitas yang kita semua ketahui tidak akan berarti apa-apa selain hadiah bagi ... Hamas," tulis Sa'ar di X.
"Hal-hal seperti ini tidak hanya tidak akan membawa perdamaian, keamanan, dan stabilitas lebih dekat ke wilayah kita — tetapi sebaliknya: Mereka akan semakin menjauhkannya," lanjutnya, seperti diberitakan The Times of Israel.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Otoritas Palestina, Varsen Aghabekian Shahin, mendukung upaya Prancis untuk mengakui negara Palestina.
"Pengakuan Prancis atas negara Palestina akan menjadi langkah ke arah yang benar sejalan dengan upaya melindungi hak-hak rakyat Palestina dan solusi dua negara,” kata Varsen Aghabekian Shahin kepada AFP pada hari Rabu.
Tahun lalu Spanyol, Norwegia, Irlandia, dan Slovenia mengakui negara Palestina, yang memicu kemarahan Israel.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
Berita lain terkait Konflik Palestina vs Israel
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Presiden-Prancis-Emmanuel-Macron-rwrr223r54.jpg)