Babak Baru Amerika Vs China: Kini China Buru 3 Agen Intelijen Amerika
Tiga intelijen AS itu dituduh melakukan serangan siber saat gelaran Asian Winter Games 2025 pada Februari 2025 lalu.
TRIBUNNEWS.COM, CHINA - Di tengah hubungan diplomatik China Vs Amerika Serikat (AS) yang 'kurang stabil' akibat perang dagang, ternyata pihak berwenang di China kini tengah memburu tiga agen intelijen AS.
Tiga intelijen AS itu dituduh melakukan serangan siber saat gelaran Asian Winter Games 2025 pada Februari 2025 lalu.
Kepolisian kota Harbin menyatakan ketiga pelaku merupakan agen intelijen Badan Keamanan Nasional AS atau NSA.
Polisi China menyebut ketiga pelaku bernama Katheryn A. Wilson, Robert J. Snelling, dan Stephen W. Johnson.
Namun polisi tidak mengungkapkan proses penyelidikan ataupun dugaan keberadaan ketiga orang tersebut.
Kantor berita Xinhua melaporkan, Selasa (15/4/2025), serangan siber yang diduga didalangi AS mengincar sistem penyelenggaraan Asian Winter Games yang mencakup "data pribadi yang berjumlah besar".
Polisi China menyatakan para pelaku juga menyerang infrastruktur krusial di Provinsi Heilongjiang.
Termasuk energi, transportasi, pengairan, telekomunikasi, dan riset pertahanan.
Peretas AS pun disebut menyerang perusahaan teknologi Huawei.
Menurut laporan Xinhua, agen NSA mentransmisikan paket data terenkripsi yang tidak diketahui ke perangkat-perangkat yang mengoperasikan sistem Microsoft Windows di provinsi tersebut.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian mengecam AS yang disebutnya mengincar infrastruktur krusial China dengan serangan siber.
"China telah menyampaikan keberatannya kepada AS melalui berbagai cara terkait serangan siber AS ke infrastruktur krusial China. Kami mendesak AS menunjukkan pertanggungjawaban dalam isu keamanan siber, berhenti melakukan serangan siber, dan berhenti memfitnah dan menyerang China," kata Lin Jian dikutip Xinhua via AP.
Kedutaan Besar AS di Beijing belum merespons mengenai dugaan serangan siber yang disebut melibatkan agen NSA.
China dan AS telah berulangkali saling tuduh mengenai serangan siber.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/PERANG-DAGANG-CHINA-AMERIKA.jpg)