India Buru Pelaku Penembakan Brutal 26 Turis di Kashmir
Kelompok bersenjata menyerang resor wisata di Pahalgam, Kashmir, menewaskan 26 orang. Insiden ini terjadi di tengah konflik panjang…
India menuduh gerakan pemberontakan di Kashmir ini didukung oleh Pakistan, tapi Pakistan telah membantah itu dan mengatakan pihaknya hanya mendukung aspirasi rakyat Kashmir untuk menentukan nasib mereka sendiri.
Puluhan ribu warga sipil, pemberontak, hingga pasukan pemerintah telah tewas akibat konflik ini.
India diperkirakan akan menempatkan sekitar 500.000 tentara secara permanen di wilayah ini. Sejak pemerintahan Modi mencabut status otonomi terbatas Kashmir pada 2019, pertempuran mulai berkurang.
Sejak itu, pemerintah juga gencar mempromosikan Kashmir sebagai tujuan wisata, mulai dari wisata bermain ski saat musim dingin, hingga tempat sejuk untuk menghindari suhu ekstrem saat musim panas.
Menurut data resmi, sekitar 3,5 juta wisatawan mengunjungi Kashmir sepanjang tahun 2024, di mana sebagian besarnya adalah wisatawan domestik.
Artikel ini terbit pertama kali dalam bahasa Inggris
Diadaptasi oleh Khoirul Pertiwi
Editor: Hendra Pasuhuk
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BDeutsche-Welle72313343_403.jpg.jpg)