Paus Fransiskus Wafat
Kritik Pedas untuk Trump Selama Misa Pemakaman Paus
Rekaman yang beredar di platform X (dulu Twitter) menunjukkan Trump sibuk memeriksa dan mengetik di ponselnya di tengah misa.
Dasi biru muda yang dikenakannya dianggap mencolok dan melanggar kode kesopanan tradisional Vatikan yang menyarankan para pria untuk mengenakan setelan gelap dan dasi hitam dalam acara pemakaman.
Menurut laporan Cadena SER, meskipun pelanggaran ini tidak seberat insiden ponselnya, banyak analis menilai bahwa Trump menunjukkan ketidakpekaan diplomatik di panggung internasional.
Bagaimana Respons Global Terhadap Insiden Ini?
Respon terhadap tindakan Trump di Vatikan sangat beragam.
Sebagian besar pengguna media sosial mengecam keras perilakunya, menganggapnya sebagai sebuah bentuk ketidakpekaan dan egois yang mengesampingkan penghormatan publik.
Di sisi lain, beberapa pendukung Trump berargumen bahwa mungkin dia sedang menangani urusan darurat negara atau berkomunikasi dengan timnya, bahkan saat menghadiri pemakaman.
Apa Momen Diplomatik yang Terjadi Sebelum Misa?
Menariknya, kehadiran Trump di pemakaman Paus Fransiskus juga memiliki dimensi diplomatik.
Sebelum misa dimulai, Trump sempat melakukan pertemuan singkat dan berjabat tangan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
Momen ini memicu spekulasi tentang kemungkinan rekonsiliasi di tengah ketegangan politik yang terjadi belakangan ini.
Sampai saat ini, baik Donald Trump maupun Melania Trump belum memberikan pernyataan resmi mengenai insiden ini.
Namun, momen di pemakaman Paus Fransiskus telah menambah lapisan baru dalam reputasi publik Trump sebagai tokoh yang kontroversial.
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/TRUMP-MELANIA-PEMAKAMAN-PAUS.jpg)