Konflik Rusia Vs Ukraina
Drone Ukraina Serang Pangkalan Udara Elite Rusia, Putin Ogah Bertemu Langsung Zelensky?
Serangan drone Ukraina ini picu kebakaran di sepanjang jalur penerbangan fasilitas yang jadi rumah tim aerobatik paling bergengsi Angkatan Udara Rusia
Drone Ukraina Serang Pangkalan Udara Elite Rusia, Putin Ogah Bertemu Langsung Zelensky?
TRIBUNNEWS.COM - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Minggu (11/5/2025) mengatakan kalau dia akan siap bertemu Vladimir Putin untuk melakukan pembicaraan di Istanbul pada Kamis (15/5/2025) ini.
Pernyataan kesiapan Zelensky ini setelah Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump memintanya untuk segera menyetujui tawaran pembicaraan dengan Rusia.
Zelensky, dalam sebuah posting di X, juga mengatakan kalau Ukraina mengharapkan gencatan senjata penuh akan dimulai pada Senin untuk menyediakan dasar yang diperlukan bagi diplomasi untuk mengakhiri perang.
Baca juga: NATO Punya Jagoan Hadapi Rusia, AS Kirim 19 Tank Abrams M1A2 SEPv3 Canggih ke Polandia
"Dan saya akan menunggu Putin di Türkiye pada hari Kamis," katanya.
Drone Ukraina Beraksi Jelang Hari Kebanggan Rusia
Masalahnya, Putin belum tentu bersedia menemui Zelensky.
Terlebih, pada dini hari, 7 Mei 2025, segerombolan pesawat tak berawak serang Ukraina menembus langit malam di atas pangkalan udara Kubinka Rusia.
Serangan drone Ukraina ini memicu kebakaran di sepanjang jalur penerbangan fasilitas yang menjadi rumah bagi tim aerobatik paling bergengsi Angkatan Udara Rusia.
Terletak hanya 60 kilometer di sebelah barat Moskow, Kubinka merupakan rumah bagi pesawat yang akan memukau penonton di parade Hari Kemenangan Rusia, sebuah pertunjukan kekuatan militer yang direncanakan dengan koreografi cermat yang dijadwalkan pada tanggal 9 Mei untuk memperingati kemenangan Soviet atas Nazi Jerman.
Serangan itu, yang dikonfirmasi oleh postingan di X dari OSINTtechnical dan digaungkan oleh blogger militer Rusia Fighterbomber, terdeteksi oleh sistem pemantauan kebakaran orbital FIRMS milik NASA, yang merekam beberapa kebakaran di pangkalan tersebut.
Dengan parade yang tinggal dua hari, serangan itu merupakan langkah berani Ukraina untuk mengganggu tidak hanya persiapan militer Rusia tetapi juga makna simbolis dari salah satu acara nasional paling penting di negara itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Pangkalan-Udara-Kubinka-Rusia.jpg)