5 Populer Internasional: Penjarahan Meluas di LA hingga Greta Thunberg Tak Gentar Disindir Trump
Inilah rangkuman berita populer internasional 12 Juni 2025, di antaranya penjarahan meluas di LA hingga Greta Thunberg tak gentar disindir Trump.
TRIBUNNEWS.COM - Rangkuman berita populer internasional 12 Juni 2025 dapat disimak di sini.
Aksi demonstrasi di Los Angeles, AS belum juga mereda.
Penjarahan meluas hingga walikota L.A harus memberlakukan jam malam.
Sementara itu, aktivis muda Greta Thunberg menceritakan pengalamannya dideportasi dari Israel setelah ditangkap dalam misi kemanusiaan untuk Gaza.
Dengan nada tenang tapi penuh keyakinan, Greta menolak tuduhan bahwa dia masuk secara ilegal ke wilayah Israel.
Simak berita selengkapnya.
1. Penjarahan Meluas, Los Angeles Berlakukan Jam Malam, Toko Perhiasan Ikut Disasar
Wali Kota Los Angeles, Karen Bass, mengumumkan pemberlakuan jam malam di sebagian kota terbesar kedua di Amerika Serikat itu.
Jam malam diterapkan di tengah protes terhadap kebijakan imigrasi Presiden AS Donald Trump yang dinilai diskriminatif.
Jam malam berlaku pada 1 mil persegi (2,6 km persegi) di kawasan pusat kota dan akan berlaku mulai pukul 8 malam pada hari Selasa hingga pukul 6 pagi pada hari Rabu.
Jam malam diberlakukan untuk mengantisipasi keamanan kota.
Termasuk aksi penjarahan sejumlah toko di pusat bisnis Los Angeles.
Baca juga: Tak Ada WNI Korban Kerusuhan di Los Angeles, Kemlu RI Terus Monitor Situasi
"Banyak bisnis yang kini terkena dampak atau dirusak. Tadi malam, ada 23 (toko) bisnis yang dijarah. Saya kira jika Anda berkendara melewati pusat kota LA, grafiti ada di mana-mana dan telah menyebabkan kerusakan signifikan pada bisnis dan sejumlah properti," kata Bass dalam konferensi pers.
“Jadi pesan saya kepada Anda adalah Jika Anda tidak tinggal atau bekerja di pusat kota LA, hindari daerah tersebut. Penegak hukum akan menangkap orang yang melanggar jam malam dan Anda akan dituntut.”
2. Trump Terus Beri Ancaman ke Demonstran di Los Angeles, Gubernur California Tak Terima
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, kembali memberikan ancaman kepada para demonstran di Los Angeles.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BERITA-POPULER-INTERNASIONAL-Foto-dari-kiri-ke-kanan-atas-ke-bawah.jpg)