Pendaki Tewas di Gunung Rinjani
Prabowo Bertemu Presiden Brasil Hari Ini, Kasus Juliana Marins akan Diungkit
Dalam pertemuan itu, kematian Juliana Marins diperkirakan akan sedikit diungkit.
TRIBUNNEWS.COM, BRASIL - Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva akan menerima kunjungan Presiden Indonesia Prabowo Subianto hari ini, Rabu (9/7/2025) di Istana Presiden Brasil.
Dalam pertemuan itu, kematian Juliana Marins diperkirakan akan sedikit diungkit.
Menurut Aloysio Gomide Filho, Direktur Departemen Komunitas dan Urusan Konsuler Brasil, presiden Brasil diperkirakan akan mengucapkan terima kasih kepada Indonesia atas kerja samanya dalam pencarian jenazah Juliana Marins.
"Kalaupun nanti ada pembahasan soal itu, tentu saja untuk menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia atas komitmennya terhadap kasus ini," kata diplomat itu dikutip dari Globo.
Itamaraty menyatakan bahwa semua dukungan diberikan Indonesia selama penyelamatan dan komunikasi mengalir semulus mungkin, mengingat kondisi cuaca.
Prabowo berada di Brasil menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2025.
Setelah itu, Prabowo Subianto melanjutkan lawatan ke ibu kota Brasil, Brasília, pada Senin 7 Juli 2025, waktu setempat.
Jadi Sorotan Utama di Brasil
Kasus meninggalnya pendaki asal Brasil, Juliana Marins, di Gunung Rinjani Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB) pekan lalu mengundang simpati rakyat Brasil.
Kasus ini menjadi pembicaraan rakyat Brasil, diulas media dan para publik figur di negara itu.
Bahkan Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva turun tangan langsung memerintahkan aparatnya membawa jenazah Juliana Marins pulang ke Brasil.
Jumat (4/7/2025) kemarin sore, jenazah Juliana Marins dimakamkan di kampung halamannya di Parque da Colina de Pendotiba, Niterói.
Ibu Negara Brasil Janja da Silva didampingi Menteri Kesetaraan Ras Anielle Franco menghadiri pemakaman bersama warga.
Topik lain yang akan dibahas
Pada Rabu (9/7/2025) hari ini, Prabowo Subianto akan bertemu Presiden Brasil.
Kunjungan ini merupakan yang pertama sejak Indonesia resmi bergabung dengan BRICS pada Januari tahun ini.
Ini kedua kalinya Prabowo di Brasil.
Pada November 2024 lalu Prabowo di Brasil menghadiri KTT G20.
Diantara topik yang akan dibahas adalah ketahanan pangan, krisis iklim, dan pencarian solusi diplomatik untuk konflik di Timur Tengah, dengan perhatian khusus pada situasi di Palestina.
Indonesia merupakan negara Muslim terbesar di dunia, dan pemerintah Brasil melihat dialog dengan Jakarta sebagai kesempatan untuk memperkuat pertahanan solusi damai bagi kawasan tersebut.
Brasil juga berharap dapat mengandalkan dukungan Indonesia pada KTT Ketahanan Pangan, yang akan diselenggarakan pada bulan September di Fortaleza.
Dari sudut pandang ekonomi, kemajuan diharapkan terjadi dalam negosiasi untuk meningkatkan ekspor daging sapi Brasil dan membuka pasar domestik bagi daging ayam Indonesia.
Pengumuman kunjungan Prabowo sendiri telah membuahkan hasil praktis, seperti dimulainya kembali visa antara kedua negara.
Agenda resmi meliputi pertemuan bilateral, pidato bersama kepada pers, dan jamuan makan siang yang diselenggarakan di Istana Planalto.
Belum ada konfirmasi mengenai penandatanganan dokumen, tetapi lima instrumen bilateral sedang dinegosiasikan, di bidang pertahanan, pengawasan kesehatan, bantuan timbal balik, dan pendidikan.
Kemungkinan kunjungan Lula ke Indonesia untuk berpartisipasi dalam KTT ASEAN, yang dijadwalkan pada Oktober, juga sedang dipelajari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Presiden-Prabowo-Subianto-Disambut-Hangat-Presiden-Luiz-Inacio-L_20250707_102539.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.